SalamWaras.com, Bulukumba. Sulsel – Upaya penataan pasar rakyat kembali ditekankan Pemerintah Kecamatan Bontobahari. Melalui surat resmi, Camat Bontobahari menginstruksikan peningkatan kebersihan Pasar Tanahberu yang dikenal sebagai pasar harian dengan aktivitas padat sepanjang minggu.
Instruksi itu menyoroti perlunya lingkungan pasar yang lebih bersih, aman, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Kebersihan dipandang bukan sekadar aspek estetika, tetapi berkaitan erat dengan kesehatan lingkungan, keamanan, serta kualitas pelayanan publik.
Sebagai tindak lanjut, Gerakan Jumat Bersih digelar pada Jumat, 19 Desember 2025, terpusat di Pasar Tanahberu, Lingkungan Sapolohe. Kegiatan dipimpin langsung oleh Camat Bontobahari dan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI–Polri, hingga kelompok masyarakat.

Ketua RT, para lurah se-Kecamatan Bontobahari, Danramil, Polsek Bontobahari, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para pedagang ikut serta dalam kerja bakti tersebut. Keterlibatan lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama untuk menata pasar rakyat secara lebih serius dan berkelanjutan.
Dukungan juga datang dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bulukumba. Seluruh staf terjun langsung ke lapangan, dipimpin Kepala Sub Bagian Kepegawaian sebagai bentuk penguatan dari OPD teknis yang menangani pengelolaan pasar.
Mantan Kepala Pasar Bontobahari, Andi Syarifuddin, menilai langkah pemerintah sudah tepat. Saat dihubungi Waras.com melalui WhatsApp, ia menegaskan bahwa Pasar Tanahberu sebagai pasar harian memang membutuhkan perhatian ekstra.
“Pasar Tanahberu buka setiap hari, jadi kebersihan, kenyamanan, keamanan, dan ketertibannya harus dijaga,” ujarnya.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar penanganan kebersihan pasar dilakukan secara merata. Menurutnya, Pasar Ara dan Pasar Bira juga perlu mendapatkan perhatian sesuai kewenangan para pengelolanya.
Pasar Tanahberu merupakan salah satu pusat ekonomi masyarakat pesisir Bontobahari. Selain menjadi ruang transaksi kebutuhan pokok, pasar ini juga menjadi tempat interaksi sosial yang mencerminkan wajah pelayanan publik daerah. Karena itu, keberlanjutan kebersihan pasar dinilai penting sebagai budaya kolektif, bukan hanya kegiatan seremonial.
Pemerintah Kecamatan Bontobahari berharap Gerakan Jumat Bersih ini dapat memperkuat kesadaran bersama dan memastikan kebersihan pasar terjaga secara konsisten, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam pembenahan pasar rakyat.
(SalamWaras.com)






