Breaking News: Tambang Ilegal Kembali Beroperasi, Warga Keluhkan Dampak Lingkungan dan Permukiman

SalamWaras, Bangka — Aktivitas penambangan ilegal di kawasan pesisir Bangka kembali dilaporkan beroperasi, meski sebelumnya telah dilakukan patroli dan pemasangan spanduk peringatan oleh Satpolairud Polres Bangka.

Operasi tambang yang kembali berjalan ini menuai keluhan keras dari warga sekitar akibat dampak lingkungan dan gangguan kenyamanan yang ditimbulkan.

Bacaan Lainnya

Seorang warga setempat, Amsal, menegaskan bahwa penolakan masyarakat bukan karena sikap antipati terhadap kegiatan pertambangan, melainkan karena aktivitas yang dinilai telah melampaui batas dan menimbulkan kerusakan nyata.

“Bukan berarti kami anti tambang, tapi ini sudah kebablasan. Dampaknya pendangkalan alur akibat unit ponton isap produksi, penyempitan jalur nelayan sehingga sulit dilalui, tanah warga menjadi longsor, ditambah dentuman mesin siang dan malam,” bebernya.

Menurut warga, aktivitas tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan pesisir, tetapi juga langsung mengganggu ketentraman dan kenyamanan permukiman yang berada dekat dengan lokasi tambang ilegal.

“Ini sudah sangat mengganggu kehidupan warga sekitar lokasi kerja tambang ilegal,” lanjutnya.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa kegiatan tambang kembali berjalan meski kawasan tersebut diketahui sebagai area pengawasan.


“Mereka sudah jalan lagi,” tulis Amsal dalam laporannya, Selasa (23/12/2025). jam 17.45 wib

Kembalinya aktivitas tambang ilegal ini memperkuat sorotan publik terhadap efektivitas pengawasan di lapangan serta urgensi penegakan hukum yang konsisten.

Warga berharap aparat terkait segera mengambil langkah tegas agar kerusakan lingkungan dan keresahan sosial tidak semakin meluas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang masih terus diupayakan untuk dimintai konfirmasi terkait laporan aktivitas tambang ilegal yang kembali beroperasi tersebut.

Sumber: Warga Setempat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *