SalamWaras, Pekalongan – Polres Pekalongan mulai mematangkan langkah pengamanan wilayah menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang akan digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Persiapan operasi tersebut ditandai dengan pelaksanaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Candi 2026 yang dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., di Aula Mapolres Pekalongan, Kamis (29/1/2026).
Operasi kepolisian terpusat di bidang lalu lintas ini bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di seluruh wilayah hukum Polres Pekalongan.
Kapolres menegaskan, Operasi Keselamatan Candi menjadi tahapan strategis sebelum jajaran Polri memasuki agenda besar pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri melalui Operasi Ketupat.
“Operasi ini merupakan sarana cipta kondisi. Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, namun tetap melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” tegas AKBP Rachmad.
Berkaca pada evaluasi Operasi Lilin Candi, masih ditemukan kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Pekalongan. Oleh sebab itu, Kapolres menginstruksikan Satlantas untuk melakukan pemetaan titik rawan kecelakaan (black spot), baik di jalur tol maupun non-tol, termasuk lokasi rawan kemacetan.
“Laksanakan deteksi dini, petakan potensi gangguan lalu lintas, serta libatkan instansi terkait dalam pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan, baik dari sisi administrasi, teknis kendaraan, hingga kesehatan pengemudi,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaannya, Polres Pekalongan akan mengoptimalkan penindakan berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), disertai pemberian teguran simpatik. Namun demikian, Kapolres menekankan pentingnya pendekatan humanis melalui edukasi dan pembinaan kepada masyarakat.
“Manfaatkan operasi ini untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Sosialisasi tertib berlalu lintas harus masif dan berkelanjutan. Pastikan pula kawasan wisata memiliki sarana parkir yang memadai agar tidak memicu kemacetan,” ujarnya.
Latpraops kemudian dilanjutkan dengan paparan teknis dari Kabagops, Kasat Intelkam, dan Kasat Lantas terkait pola bertindak di lapangan serta target capaian operasi. Dengan kesiapan tersebut, Polres Pekalongan optimistis angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan menjelang Idul Fitri 1447 H.
(Ari)






