*SalamWaras* Pontianak, Kalbar – Pemilik Gudang Oli Exduro, yang diduga tidak memiliki izin pergudangan, mengancam Ketua AKPERSI Kalbar, Syafarahman, saat melakukan wawancara via telepon WhatsApp. Insiden ini terjadi setelah Syafarahman melakukan investigasi terkait dugaan penyimpanan oli tanpa izin di gudang tersebut./12/2/2026/
Syafarahman menyatakan bahwa ia melakukan kunjungan ke gudang tersebut dengan cara yang santun dan bertanya dengan nada pelan kepada orang yang diduga kepala gudang. Namun, respons yang diterima justru ancaman dari pemilik gudang, yang mengaku memiliki izin lengkap namun tidak dapat menunjukkannya.
“Pemilik gudang ini sepertinya kurang faham tentang peraturan pergudangan dan diduga kuat tidak memiliki izin pergudangan yang sah,” kata Syafarahman.
Dokumen oli yang dikirimkan oleh pemilik gudang tidak menyertakan izin edar produk, sehingga menimbulkan keraguan tentang keabsahan produk tersebut.
AKPERSI Kalbar akan terus memantau dan menginvestigasi kasus ini untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam penyimpanan dan distribusi oli mematuhi peraturan yang berlaku.
*Pernyataan AKPERSI Kalbar:*
– Kami mengecam tindakan ancaman yang dilakukan oleh pemilik gudang terhadap Ketua AKPERSI Kalbar.
– Kami akan terus memantau dan menginvestigasi kasus ini untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan.
– Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli produk oli dan memastikan bahwa produk tersebut memiliki izin edar yang sah.
Sumber: AKPERSI Kalbar
Dedek S






