Semarang-Jawa Tengah-Di Kantor atau Rumah Pusat Bantuan Hukum Feradi WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang Alamat: Perumahan indopermai blok D Rt 04 Rw 15 Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang.Rabu,25/03/26.
Kang Yitno dan Keluarga sekitar pukul 19.00 sampai dari Blora perjalanan ke Serang Banten dalam Rangka silaturahmi dan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kemarin belum sempat ketemu di Blora.
Sukindar menyampaikan ucapan terimakasih selamat kepada Keluarga kang Yitno Selamat Hari Raya IdulFitri Minal aidin wal faizin, Taqobbalalloohu Minnaa wa Minkum, semoga Alloh Paring umur panjang yang barokah sehat selalu sukses selalu semuanya, ditahun depan bisa bertemu lagi.
Melalui momentum Idul Fitri, Kang Yitno yang sudah menetap di Serang Banten dan dengan Putra 2 ,putri 1 ,serta Sudah bercucu 1 orang . mengingatkan para saudara untuk menjadikan hari kemenangan sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, memperkuat nilai kebersamaan, serta meningkatkan komitmen saling menjaga dan menetapi 29 karakter luhur cerminan orang iman.
Sukindar,S.H.,C.PFW.,C.MDF.,C.JKJ yang juga Ketua LPKSM YLKAI Kota Semarang, Wakil Ketua GJL GAMAT-RI Gerakan Anti Mafia Tanah Republik Indonesia, Bidhukum dan HAM Senkom Mitra Polri Jateng dan Kota Semarang, Bidhukum LDII DPD Kota semarang, Pengurus JPKP/Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan DPD Kota semarang ,Ketua PC LDII Ngaliyan Kota Semarang. Menyampaikan Menurutnya, dunia hukum membutuhkan dedikasi tinggi serta komitmen terhadap penegakan hukum yang adil dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat yang kurang mampu.
Sebagai Ketua Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang Sukindar menegaskan PBH Feradi WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang akan terus berkomitmen memberikan pelayanan hukum terbaik, profesional, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan integritas.
Ia berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun bangsa dengan menjunjung tinggi nilai moral, hukum, dan persatuan.
“Momentum Idul Fitri hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling memaafkan, memperkuat persatuan, serta bersama-sama membangun masyarakat yang lebih adil, damai, dan sejahtera,” tutupnya
(Red Ilma)






