SalamWaras, Babel – Bupati Bangka, Fery Insani, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar kegiatan silaturahmi dan dialog bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bangka, Kamis (29/1/2026).
Dalam dialog tersebut, Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Cabang Bangka menyampaikan tiga poin krusial yang dinilai penting untuk menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bangka.
Poin pertama berkaitan dengan persoalan tenaga kerja lokal. LMP menyoroti masih dominannya tenaga kerja dari luar daerah yang bekerja di sejumlah perusahaan di Kabupaten Bangka, seperti perusahaan smelter, perkebunan sawit, dan perusahaan lainnya, dibandingkan tenaga kerja lokal. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
“Kami mendorong agar Pemerintah Kabupaten Bangka dapat lebih serius memperjuangkan perlindungan dan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Bila perlu, ini diatur melalui Peraturan Daerah agar memiliki kekuatan hukum yang jelas,” ujar Ryan Fabryan Taufani, Sekretaris Laskar Merah Putih Kabupaten Bangka.
LMP juga menekankan pentingnya peran aktif Pemerintah Daerah untuk melakukan pendekatan yang lebih optimal kepada perusahaan-perusahaan agar memberikan porsi yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal.
“Masyarakat lokal Bangka sejatinya memiliki kemampuan dan daya saing. Dengan kesempatan yang adil serta peningkatan kapasitas, kami yakin tenaga kerja lokal tidak kalah dengan tenaga kerja dari luar daerah,” tambahnya.
Poin kedua, LMP menyampaikan berbagai persoalan dan kisruh yang terjadi di tengah masyarakat, khususnya terkait konflik pertambangan, nelayan, dan konflik sosial lainnya. LMP berharap Pemerintah Kabupaten Bangka dapat lebih responsif dalam menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Kami berharap pemerintah daerah hadir lebih cepat sebagai penengah, mengakomodasi kepentingan masyarakat, dan memastikan penyelesaian konflik berjalan sesuai aturan agar tidak berlarut-larut,” kata Ryan.
Poin ketiga, Laskar Merah Putih Kabupaten Bangka meminta agar Pemerintah Daerah terus membangun kolaborasi yang terbuka dan inklusif dengan Ormas, LSM, dan Organisasi Kepemudaan (OKP).
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Ormas, LSM, dan OKP sangat penting. Selama tujuannya untuk kemajuan Kabupaten Bangka dan kesejahteraan masyarakat, kami siap bersinergi tanpa sekat,” tegasnya.
Dialog tersebut berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat di Kabupaten Bangka.





