MAKASSAR, 14 MARET 2026 – Seorang mahasiswi Program Studi Ahli Gizi Universitas Negeri Makassar (UNM) semester 6, Aziziah Putri Salsabila, mengungkapkan pengalaman membuatnya sedikit panik ketika datang untuk memberikan pemantauan kesehatan kepada pasien yang telah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Haji Makassar. Pasien yang menjadi perhatiannya bernama Rosmiati, yang baru saja keluar dari rumah sakit setelah menjalani masa rawat inap selama tiga hari penuh.
Keputusan untuk mengizinkan Rosmiati pulang sebelum Lebaran diambil oleh tim medis yang menangani di RS Haji Makassar. Dokter yang bertugas memberikan penjelasan secara rinci kepada keluarga pasien mengenai kondisi kesehatan Rosmiati saat ini. “Berhubung Hari Lebaran sudah tidak lama lagi, pasien dianjurkan oleh pihak RS agar pulang saja dulu, dan setelah Lebaran masih ada keluhan lagi Ibu silahkan masuk lagi kembali nda paa-apa,” ujar dokter tersebut dengan nada yang menenangkan, memberikan jaminan bahwa langkah ini aman dan sesuai dengan kondisi pasien.
Aziziah Putri Salsabila, yang berasal dari Batam, Kepulauan Riau, saat ini sedang menjalani masa magang sebagai bagian dari tuntutan akademik program studi Ahli Gizi di UNM. Sebelumnya, ia telah melakukan kunjungan ke RS Haji Makassar untuk mengecek kondisi Rosmiati, namun menemukan bahwa ruang perawatan yang biasanya ditempati pasien tersebut kosong. Hal ini membuatnya langsung mencari informasi lebih lanjut dan kemudian memutuskan untuk datang langsung ke rumah pasien.
“Saya kesini ke RS Haji dulu, namun ruang perawatannya kosong dan sempat panik karena pasiennya tidak ada di tempat,” paparnya saat ditemui di rumah keluarga Rosmiati. Setelah mengetahui bahwa pasien telah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit, Aziziah segera mengambil langkah untuk mengunjungi pasien di rumahnya untuk memastikan kondisi kesehatan Rosmiati tetap terjaga, serta memberikan edukasi mengenai pola makan dan perawatan diri yang perlu dilakukan sebelum dan sesudah Hari Lebaran.
Kedatangan mahasiswi yang penuh dedikasi ini sangat dihargai oleh seluruh keluarga Rosmiati. Sebelum Aziziah pulang, mereka menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung dengan penuh penghargaan. “Kami sekeluarga sempat mengucapkan terimakasih secara langsung karena ikhlas datang ke rumah kami, semoga kuliahnya lancar dan cepat selesai,” ujar salah satu anggota keluarga Rosmiati yang tidak ingin disebutkan namanya.
Selain memberikan dukungan emosional dan pemantauan kondisi kesehatan, Aziziah juga memberikan beberapa saran praktis terkait menu makanan yang cocok untuk dikonsumsi pasien selama perayaan Lebaran, dengan memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi tetap sesuai dengan kebutuhan gizi dan kondisi kesehatan Rosmiati. Ia juga menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan makanan dan pola makan yang seimbang agar kondisi kesehatan tidak memburuk sebelum kesempatan untuk kembali berkonsultasi ke rumah sakit setelah Lebaran tiba.
Kegiatan magang yang dilakukan oleh mahasiswi UNM ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan di bidang kesehatan tidak hanya berfokus pada aspek teoritis di dalam kelas, tetapi juga pada penerapan praktis di lapangan dengan penuh rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap pasien serta keluarga mereka.
SINARPIN DN TINRI






