Pajero Sport Tabrak Anggota Polri Bersama Istrinya di Jalan Pettarani Makassar, Diduga Pelakunya Keluarga Pejabat?

Makassar, SalamWaras – Kecelakaan maut nyaris terjadi di Jalan A.P. Pettarani, Makassar, tepat di depan Kantor Koperasi, Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 11.30 WITA.

Sebuah mobil Pajero Sport hitam bernomor polisi DB 1494 LG menabrak pasangan suami istri yang tengah melintas di lokasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Korban diketahui adalah AKP Juma Ali, seorang anggota Polri, bersama istrinya Hj. Musdalifa. Keduanya mengalami luka berat di bagian kepala akibat benturan keras.

Warga sekitar yang panik langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RS Faisal Makassar untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut sejumlah saksi mata, mobil Pajero Sport yang dikemudikan Andi Raka Parenrengi yang diduga Keluarga Pejabat karena akhir namanya Parenrengi melaju dengan kecepatan tinggi, sempat oleng, lalu menghantam korban di sisi jalan.

“Sepertinya dia balap mobil lain, lalu bilang sempat mengantuk. Mobilnya langsung menabrak pasangan itu di depan kantor koperasi,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.

Dari keterangan keluarga korban, pelaku disebut sempat terlibat aksi kejar-kejaran di jalan sebelum kecelakaan terjadi.

Dugaan kuat, kelalaian dan gaya mengemudi ugal-ugalan menjadi penyebab utama insiden tersebut.

Pihak Polrestabes Makassar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku bersama kendaraannya.

Kasus kini masih dalam penyelidikan untuk memastikan unsur kelalaian dan pidana dalam kejadian tersebut.

Kecelakaan ini menambah panjang daftar korban akibat balapan liar dan pengemudi mengantuk di jalan raya.

Polisi kembali mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi saat lelah atau mengantuk, serta mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan.

“Jalan raya bukan arena balap. Sekali lengah, nyawa bisa melayang,” tegas salah satu petugas di lokasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *