Pejuang Subuh Bulukumba: Empat Warga Dibantu dalam Sepekan, Bukti Konsistensi Gerakan Sosial Berkeadaban

Bulukumba, SalamWaras, — Gerakan sosial Pejuang Subuh kembali menegaskan eksistensinya sebagai komunitas relawan yang bekerja senyap namun berdampak.

Dalam sepekan terakhir, para relawan yang dikenal bergerak usai salat Subuh ini telah membantu sedikitnya empat warga kurang mampu di sejumlah wilayah Kabupaten Bulukumba.

Bacaan Lainnya

Aksi tersebut bukan sekadar agenda rutinitas, melainkan wujud nyata kepedulian yang terus dijaga dan diwariskan.

Mengusung spirit “Berbagi Itu Indah”, Pejuang Subuh menjalankan pola kerja yang sederhana namun efektif.

Seusai salat Subuh, para relawan melakukan pendataan, menyambangi langsung rumah-rumah warga yang membutuhkan, hingga menyerahkan bantuan berupa sembako maupun santunan.

Subuh dipilih sebagai momentum awal gerak karena diyakini membawa keberkahan sekaligus energi moral untuk menyalakan semangat kemanusiaan setiap harinya.

Kegiatan sosial pekan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pejuang Subuh, Anto Lewa, sosok yang sejak awal pendirian komunitas konsisten menanamkan nilai kerelawanan dan kepedulian. Didampingi para pengurus seperti Bri Musyafir, Muh Idris, serta puluhan relawan lain, kegiatan berjalan kompak, tertib, dan penuh ketulusan.

Anto Lewa menegaskan bahwa gerakan ini tidak dibentuk untuk mencari citra atau popularitas.

Kami hanya ingin menjadi jembatan kebaikan. Tidak ada niat lain selain membantu dan menghadirkan senyum bagi saudara-saudara yang sedang diuji,” ujarnya.

Sasaran bantuan Pejuang Subuh mencakup warga dengan ekonomi serba terbatas, lansia yang hidup sendiri, hingga keluarga yang menghadapi kebutuhan mendesak. Seluruh kegiatan dilakukan secara mandiri, tanpa sponsor, tanpa proposal, dan tanpa dukungan anggaran resmi. Justru nilai inilah yang membuat gerakan ini semakin dihargai masyarakat—karena keikhlasan adalah fondasi yang mereka jaga.

Tagar-tagar yang melekat pada gerakan ini bukan sekadar slogan, melainkan identitas moral yang menjadi ruh setiap aksi:

#BERBAGIITUINDAH
#SEDEKAHSUBUH
#PELOPORKEBAIKAN
#MEMBAHAGIAKAN

Ke depan, Pejuang Subuh Bulukumba berharap semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk membangun budaya gotong royong dan solidaritas tanpa pamrih. Dengan bertambahnya relawan dan donatur mandiri, jangkauan bantuan diproyeksikan akan semakin luas sehingga lebih banyak warga bisa merasakan manfaatnya.

Gerakan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak menunggu panggung besar. Ia tumbuh dari hati yang tulus, dikerjakan sejak Subuh, dan dihidupkan secara bersama-sama.

Penulis: As77Soel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *