*SalamWaras* Ketapang, KalBar. Senin tanggal 30 Maret 2026 yang bertempat di kantor Kebun Bukit Makmur PT Lanang Agro Bersatu telah dilaksanakan Kegiatan ritual Adat Babiso Hibu yaitu ritual adat yang bermakna memohon keselamatan bagi karyawan yang bekerja di lingkungan perusahaan dan masyarakat desa sekitar yang berada di wilayah operasional perusahaan khususnya desa Demit, Petai Patah, Sandai dan Muara Jekak.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 30 orang yang terdiri dari Raja Hulu Aik, Panglima Todong Rusi selaku tokoh – tokoh adat di Kecamatan Sandai, turut hadir juga Perwakilan Polsek Sandai, Koramil Sandai dan manajemen PT LAB beserta perwakilan karyawan dalam acara ritual adat tersebut.
Dalam sambutannya, Imam Tawakkal selaku Estate Manajer PT LAB menyampaikan “semenjak dilakukan peralihan saham pengendali pada November 2025, PT LAB tidak ada melakukan PHK terhadap karyawan. Seluruh karyawan masih tetap bekerja seperti biasa sebelumnya”.
Koordinator Humas PT LAB Rakhmad T.Harahap juga menambahkan “Sosialisasi atas peralihan manajemen baru sudah kami lakukan kepada pihak internal yaitu karyawan perusahaan dan pihak eksternal yaitu Camat, Polsek dan Koramil serta unsur Pemerintahan Desa, Koperasi Mitra perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya yang berada dalam ruang lingkup desa sekitar operasional PT Lanang Agro Bersatu.”
Secara terpisah, hal senada juga disampaikan oleh Dono Kades Demit “Saya selaku Kepala Desa Demit mendukung kebijakan perusahaan untuk tetap memperkerjakan masyarakat ataupun karyawan yang sudah ada, karena sesuai program pemerintah, perusahaan hadir untuk membuka lapangan pekerjaan.”
Kegiatan ini ditutup dengan himbauan dari Datok Lawai selaku tokoh masyarakat adat Kecamatan Sandai, “ritual adat ini selain untuk doa keselamatan bagi seluruh pihak juga untuk membuka hati para pihak yang sedang terjadi perselisihan. Kedepannya diharapkan permasalahan ini dapat segera selesai dengan proses mediasi yang sedang berlangsung di Disnaker Kabupaten Ketapang.
Julman






