Puluhan Siswa SMK Ma’arif NU Kajen Jalani Prakerin di Jaringan Bengkel Carfix, Sekolah Tekankan Etika dan Tanggung Jawab Kerja

SalamWaras, Semarang — Program Praktik Kerja Industri (Prakerin) menjadi bagian penting dalam penguatan kompetensi siswa SMK Ma’arif NU Kajen (SMK MAARIF NU KAJEN) melalui pembelajaran langsung di dunia usaha dan dunia industri.

Sejumlah siswa resmi ditempatkan untuk menjalani Prakerin di jaringan bengkel Carfix yang tersebar di beberapa wilayah Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Penempatan siswa Prakerin dilakukan di empat lokasi bengkel Carfix, yakni Carfix Jalan Puspowarno Semarang, Carfix Ngaliyan Semarang, Carfix Cabang Kendal, dan Carfix Cabang Pekalongan.

Para siswa tampak mengikuti proses pengenalan lingkungan kerja dan terlibat langsung dalam aktivitas perawatan serta perbaikan kendaraan sesuai standar bengkel modern.

Humas SMK Ma’arif NU Kajen, Iwan Priyadi, S.T., menegaskan bahwa program magang tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan tanggung jawab siswa.

“Magang bukan hanya tentang belajar bekerja, tetapi juga belajar bertanggung jawab dan berproses menuju masa depan. Teruslah belajar dan jangan takut salah, karena dari kesalahanlah pengalaman terbentuk. Sikap dan etika kerja adalah bekal utama, sementara ilmu akan menyusul seiring waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Ma’arif NU Kajen, Hadi Wibowo, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menunjukkan dedikasi dan kedisiplinan selama menjalani praktik kerja industri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat belajar yang ditunjukkan para siswa selama masa magang. Setiap usaha dan kontribusi yang diberikan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Semoga pengalaman magang ini menjadi bekal berharga untuk menatap masa depan,” tutur Hadi Wibowo.

Pihak sekolah berharap, melalui program Prakerin di Carfix, para siswa SMK MAARIF NU KAJEN tidak hanya memperoleh keterampilan teknis sesuai kebutuhan industri, tetapi juga membangun sikap profesional, etika kerja, serta kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Program Prakerin ini mencerminkan sinergi antara lembaga pendidikan dan dunia usaha dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *