Salamwaras, Subang — Suasana tenang di pesawahan Dusun Ciawitali, Desa Pusakaratu, Kecamatan Pusakanagara, mendadak pecah oleh suara tangis bayi pada Minggu (30/11/2025) sore.
Seorang bayi laki-laki ditemukan masih hidup, terbungkus plastik warna merah, dengan tali pusar yang belum dipotong—indikasi kuat bahwa ia baru saja dilahirkan dan dibuang.
Kapolsek Pusakanagara Kompol Dr. R. Jusdijachlan melalui Kanit Reskrim AKP I Nengah SW membenarkan penemuan tersebut. Bayi pertama kali ditemukan oleh Syahril (16), warga setempat, saat hendak pulang.
“Saksi mendengar suara tangisan. Setelah dicek, ternyata benar ada bayi dalam plastik merah,” ujar AKP I Nengah.
Syahril kemudian memanggil bibinya, Mela, yang langsung membawa bayi tersebut ke rumahnya dan menghubungi bidan desa. Pemeriksaan cepat dilakukan sebelum Unit Reskrim mengevakuasi bayi ke Puskesmas Pusakanagara.
“Saat ini bayi berada dalam perawatan intensif tim medis,” kata AKP I Nengah.
Polisi telah mengamankan plastik pembungkus sebagai barang bukti dan masih memburu pelaku.
“Belum ada pihak yang mengaku sebagai orang tua maupun pelaku. Penyidikan terus berjalan,” tegasnya.
Peristiwa ini kembali menyisakan tanya besar: di tengah masyarakat, siapa yang sanggup meninggalkan nyawa kecil dalam sunyi sawah? Polisi meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait segera melapor untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut. (*)



