Wujudkan Generasi Emas, Kapolda Sulsel Tinjau Sentra Produksi Pangan Gizi di Makassar

Makassar, Sulsel — Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, Polri hadir bukan hanya dengan seragam dan senjata, tapi juga dengan kepedulian.

Kepedulian terhadap masa depan anak-anak bangsa — generasi yang kelak akan memimpin negeri ini.

Bacaan Lainnya

Melalui program Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG), langkah nyata itu kini benar-benar tampak di Sulawesi Selatan.

Pada Rabu (12/11/2025), Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Djuhandhani Rahardjo Puro, didampingi Ketua Bhayangkari Polda Sulsel Ny. Upi Djuhandhani, meninjau langsung fasilitas SPPG di Paccerakkang, Daya, Kota Makassar.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata dari visi besar Polri dalam membangun generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Bapak Presiden menekankan pentingnya membangun masyarakat Indonesia ke depan yang lebih baik. Bonus demografi yang kita harapkan harus diisi oleh anak-anak yang cerdas dan sehat, yang nantinya mendukung pembangunan bangsa,” ujar Irjen Pol Djuhandhani.

Polri Hadir Tak Hanya Menjaga, Tapi Juga Membangun

Dalam kunjungan itu, Kapolda menegaskan bahwa tugas Polri tidak berhenti pada penegakan hukum.

Polri juga memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat hidup dengan aman, layak, dan sehat — termasuk lewat ketersediaan pangan bergizi bagi anak sekolah.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh tim. Ini langkah konkret yang menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam bidang keamanan, tapi juga dalam pembangunan sumber daya manusia,” ujar Djuhandhani.

Sentra Produksi Pangan Gizi ini memproduksi makanan yang higienis dan bergizi seimbang untuk anak-anak sekolah, dengan standar kebersihan tinggi dan pengawasan ketat.

Hingga saat ini, terdapat 27 SPPG di jajaran Polda Sulsel, di mana satu telah beroperasi penuh, dan 26 lainnya mendekati rampung dengan progres 90 persen.

Menjaga Gizi, Menjaga Masa Depan

Djuhandhani menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan setiap bahan pangan yang digunakan aman dan bebas dari zat berbahaya.

Polri juga melibatkan personel Sabhara dan Bhabinkamtibmas dalam pengawasan distribusi makanan dari sentra produksi menuju sekolah-sekolah, guna menjamin kualitas hingga ke tangan anak-anak penerima.

“Ini bukan sekadar program, tapi tanggung jawab moral kami. Kami ingin setiap anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan siap membangun negeri,” tegas Kapolda Sulsel.

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana kualitas sumber daya manusia menjadi pondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Salamwaras: Gizi Adalah Bentuk Keamanan yang Pertama

Di balik setiap bungkus makanan bergizi yang dikirim ke sekolah, tersimpan makna sederhana namun dalam: negara sedang bekerja untuk menjaga masa depan.
Karena keamanan sejati bukan hanya ketika jalanan aman dari kejahatan, tapi juga ketika perut anak-anak negeri ini kenyang dengan gizi yang benar.

Dari tangan Polri hingga meja makan anak sekolah, ada niat baik yang tumbuh — bahwa menjaga bangsa dimulai dari memberi makan yang layak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *