Polres Pekalongan Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Sambar.id,  Pekalongan, Jateng – Polres Pekalongan menggelar doa bersama, santunan anak yatim dan pemberian bantuan sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran kepolisian, tokoh agama, anak yatim, pengemudi ojek online hingga petugas kebersihan di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Pekalongan Ny. Rosna Rachmad, Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., Ketua FKUB Kabupaten Pekalongan KH M. Solehudin A., M.A., pejabat utama Polres Pekalongan, para kapolsek jajaran, personel Polres Pekalongan, driver ojek online, anak yatim Yayasan PAY Kajen serta petugas kebersihan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 mengusung tema “Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 H/2026 M, kita tingkatkan iman, takwa dan kinerja guna mewujudkan Polri untuk masyarakat.”

Menurutnya, tema tersebut menjadi komitmen moral bagi seluruh personel Polres Pekalongan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan nilai keimanan dan profesionalisme.

“Momentum ini mengajak kita untuk menyelaraskan kekuatan iman di dalam hati dengan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” kata AKBP Rachmad.

Kapolres menuturkan, kegiatan santunan kepada anak yatim yang bertepatan dengan momentum 10 Muharram menjadi wujud kepedulian Polri kepada generasi muda.

“Kalian adalah mutiara bangsa dan anak-anak kami semua. Kami berharap santunan ini dapat memberikan semangat untuk terus belajar dan menunjukkan bahwa Polri akan selalu hadir sebagai bagian dari keluarga kalian,” ujarnya.

Selain santunan anak yatim, Polres Pekalongan juga menyalurkan bantuan sosial kepada para pengemudi ojek online dan petugas kebersihan. Kapolres menyebut kedua profesi tersebut memiliki peran penting dalam menjaga roda perekonomian dan kebersihan lingkungan.

“Kami menyadari bahwa rekan-rekan ojek online dan petugas kebersihan merupakan pejuang jalanan dan pahlawan kebersihan. Bantuan ini adalah bentuk apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja keras serta sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama Polres Pekalongan,” jelasnya.

AKBP Rachmad menegaskan bahwa Polri tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Menurutnya, kepercayaan dan dukungan masyarakat menjadi energi utama dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Di usia Bhayangkara yang ke-80 ini, Polres Pekalongan berkomitmen untuk terus merendahkan hati, mendengarkan keluh kesah masyarakat dan memberikan pelayanan yang adil, transparan serta humanis,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh anggota Polres Pekalongan agar menjadikan momentum Hari Bhayangkara sebagai sarana meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap doa-doa dari anak yatim dan masyarakat yang hadir dapat menjadi kekuatan bagi kami dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Selain mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, kegiatan sosial dan keagamaan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Polres Pekalongan dalam mewujudkan Polri yang semakin dekat dan hadir untuk masyarakat. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *