Salamwaras.com Jawa Timur Kasus pembunuhan aparatur sipil negara (ASN) asal Bangkalan berinisial RYS (50) kembali menjadi sorotan. Hingga kini, terduga pelaku bernama Erlan masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Tak hanya kasus pembunuhan, keluarga korban juga mengungkap dugaan hilangnya harta benda milik korban dengan nilai yang fantastis.
Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, menyebut pelaku diduga membawa kabur sejumlah perhiasan emas. Berdasarkan keterangan keluarga, jumlah emas yang hilang diperkirakan hampir mencapai 1 kilogram.
Salah satu yang disorot adalah 12 gelang emas yang sebelumnya dibeli sekitar Rp160 juta saat harga emas masih di kisaran Rp800 ribu per gram. Dengan harga emas saat ini, nilainya diperkirakan melonjak jauh lebih tinggi.
Selain emas, keluarga juga mengaku kehilangan uang tunai ratusan juta rupiah yang rencananya akan digunakan korban untuk membeli rumah.
Hingga saat ini, keberadaan Erlan masih belum diketahui. Aparat kepolisian dari Polda Jawa Timur hingga Mabes Polri terus melakukan pengejaran ke berbagai daerah, termasuk Tasikmalaya dan Jakarta. Namun, pelaku belum berhasil ditemukan.
Kasus ini masih terus didalami. Keluarga berharap pelaku segera ditangkap agar seluruh fakta, termasuk dugaan harta yang dibawa kabur, dapat terungkap melalui proses hukum.
sumber : dari berbagai sumber




