Salamwaras. com PEKALONGAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan mengambil peran dalam mendorong penguatan produksi bawang putih sebagai bagian dari upaya mempercepat swasembada pangan nasional.
Gerakan tersebut ditandai dengan penanaman bawang putih secara serentak di Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang digelar di 17 provinsi dan 14 wilayah Polda di Indonesia melalui sinergi Polri dan Kementerian Pertanian.
Kepala DKPP Kabupaten Pekalongan Yudhi Himawan hadir bersama Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf dalam kegiatan tersebut.
Kabupaten Pekalongan mendapat dukungan program penanaman bawang putih dari Kementerian Pertanian dengan total luas lahan mencapai 50 hektare.
Dari luasan tersebut, sekitar 25 hektare telah memasuki masa panen, 20 hektare masih menuju panen, sedangkan 5 hektare lainnya masih dalam tahap penanaman.
Petungkriyono Dinilai Cocok
DKPP Kabupaten Pekalongan mengembangkan varietas Lumbu Hijau. Petungkriyono dipilih karena karakter wilayahnya berada di dataran tinggi yang dinilai sesuai untuk budidaya bawang putih.
“Bawang putih sangat cocok ditanam di wilayah dengan ketinggian di atas 800 sampai 1.000 meter di atas permukaan laut. Karena itu, Petungkriyono sangat cocok untuk pengembangan bawang putih,” ujar Yudhi.
DKPP juga memastikan petani mendapatkan pendampingan dari penyuluh pertanian. Pendampingan dilakukan mulai dari penanaman, pemeliharaan hingga proses panen.
Targetnya Bukan Sekadar Seremonial
Program penanaman tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi petani, terutama dalam meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan masyarakat.
DKPP Kabupaten Pekalongan juga mendorong agar potensi Petungkriyono tidak berhenti sebagai lokasi program sesaat, tetapi berkembang menjadi kawasan produksi bawang putih yang berkelanjutan.
“Dinas maupun penyuluh pertanian secara rutin melakukan pemantauan dan pendampingan, mulai dari penanaman sampai nanti proses panen,” kata Yudhi.
Gerakan ini menjadi salah satu langkah Kabupaten Pekalongan untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung agenda swasembada bawang putih nasional.
Karena swasembada bukan sekadar target di atas kertas. Ia harus tumbuh dari lahan petani, menghasilkan panen, meningkatkan kesejahteraan, dan menguatkan ketahanan pangan dari daerah. (Jambul)
Salamwaras.com — Mengawal pertanian, mengawal ketahanan pangan.




