AI Makin Canggih, Polres Pekalongan Siapkan 203 Siswa SMK Maarif NU Kajen Jadi Generasi Melek Teknologi

Salam waras. com Polres Pekalongan – Polda Jateng – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat membuat generasi muda dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta etika dalam pemanfaatannya.

Hal tersebut menjadi perhatian Polres Pekalongan melalui Program Paham AI. Sebanyak 203 siswa kelas XII SMK Maarif NU Kajen mengikuti pelatihan yang digelar di lingkungan sekolah, Selasa (15/9/2026).

Pelatihan dipandu Trainer Program Paham AI Polres Pekalongan. Para siswa mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar AI, coding, manfaat teknologi, hingga tantangan yang muncul di tengah perkembangan era digital.

Kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi. Para peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal mereka mengenai coding dan AI.

Setelah mendapatkan materi dan mengikuti praktik sederhana, para siswa kembali menjalani post-test. Evaluasi tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan.

Kabag SDM Polres Pekalongan, Kompol Prisandi Tiar, S.T., S.Kom mengatakan, Program Paham AI menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan edukasi kepada generasi muda agar semakin cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi.

“Pemahaman tentang AI penting bagi generasi muda. Namun, kemampuan menggunakan teknologi harus diimbangi dengan literasi, kesadaran hukum, dan etika digital agar teknologi digunakan secara positif dan bertanggung jawab,” ujar Prisandi.

Ia menambahkan, perkembangan AI membuka banyak peluang bagi pelajar, terutama dalam mendukung proses belajar dan mengembangkan kreativitas. Namun, di sisi lain, penggunaan teknologi tersebut juga memiliki tantangan yang perlu dipahami sejak dini.

“Jangan sampai teknologi hanya digunakan untuk mengikuti tren. Kami berharap siswa mampu memanfaatkan AI sebagai sarana belajar, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan, dengan tetap memperhatikan etika serta keamanan di ruang digital,” katanya.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti sesi tanya jawab maupun praktik yang diberikan trainer.

Dari hasil evaluasi, terdapat peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar coding, AI, serta pentingnya literasi dan etika digital.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polres Pekalongan dengan pihak sekolah dalam memberikan edukasi teknologi kepada pelajar.

Melalui Program Paham AI, Polres Pekalongan berharap semakin banyak generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menggunakannya secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.

Kegiatan pelatihan di SMK Maarif NU Kajen tersebut berlangsung aman dan lancar serta memberikan dampak edukatif bagi para peserta. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *