SalamWaras, Pekalongan — Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan kembali menyoroti polemik penyempitan irigasi yang diduga kuat akibat perluasan bangunan Hotel Terang Bulan Kajen.
Dalam forum resmi tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, sejumlah pihak hadir untuk memberikan klarifikasi, termasuk perwakilan masyarakat, OPD terkait, dan jajaran pengawasan teknis.
Ketua Forum Masyarakat Sipil (FORMASI), Muhajirin, tampil tegas mendesak agar pemerintah bertindak cepat sebelum persoalan ini merembet ke berbagai wilayah lainnya.
“Kami mendesak pembongkaran segera. Jika dibiarkan, persoalan ini akan menjalar ke lokasi lain dan menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan di Kabupaten Pekalongan,” tegas Muhajirin dalam RDP tersebut.
Dalam pemaparannya, FORMASI menilai bahwa pelebaran bangunan hotel telah berdampak pada penyempitan saluran irigasi, sehingga mengganggu aliran air, memperbesar risiko banjir, dan bertentangan dengan sejumlah aturan tata ruang serta ketentuan sempadan sungai yang telah diatur secara nasional.

Sejumlah anggota DPRD juga mempertanyakan kelalaian pengawasan serta alasan mengapa pembangunan tersebut dapat berlangsung tanpa kesesuaian dengan aturan normatif.
RDP yang berlangsung dinamis itu menghasilkan beberapa poin penting, antara lain:
- Audit teknis lapangan akan dilakukan oleh dinas terkait.
- Pemerintah daerah diminta memastikan apakah bangunan hotel masuk kategori pelanggaran sempadan irigasi.
- Apabila terbukti melanggar, rekomendasi pembongkaran wajib dikeluarkan demi pemulihan fungsi irigasi.
- DPRD memastikan akan mengawal proses ini hingga selesai.
Persoalan ini semakin mendapat perhatian publik setelah ditemukan sejumlah kasus serupa di berbagai titik, seperti bangunan di atas irigasi Sragi, sungai Buang Pekiringan, Krandegan, hingga Wora-wari Capgawen.
FORMASI menilai bahwa Pembiaran satu kasus sama saja membuka peluang pelanggaran massal.
RDP berikutnya dijadwalkan untuk menindaklanjuti hasil verifikasi teknis, sekaligus memastikan bahwa seluruh proses berjalan transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
BERSAMBUNG…






