Arahan PJ Ketum Jadi Energi Baru, DPC PBB Bangka Kunci Konsolidasi dan Bidik Kursi Pemilu

SalamWaras, Sungailiat — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Bangka tancap gas. Di tengah dinamika politik yang kian kompetitif, konsolidasi internal dipertegas sebagai fondasi utama menghadapi pertarungan elektoral mendatang.

Bertempat di Gen-Z Cafe, Sungailiat, Jumat malam (24/4/2026), jajaran pengurus DPC PBB Bangka menggelar silaturahmi sekaligus rapat strategis dalam balutan suasana santai namun sarat arah. Tanpa atribut resmi partai, forum ini justru membuka ruang komunikasi yang lebih jujur, cair, dan produktif.

Bacaan Lainnya

Ketua DPC PBB Bangka, Hardiansyah—akrab disapa Bg Dian—menegaskan, momentum ini bukan sekadar temu kader, melainkan langkah awal mengunci soliditas organisasi.

“Ini bukan pertemuan biasa. Ini adalah fondasi konsolidasi. Kita ingin membangun kekuatan kolektif yang nyata. Dengan barisan yang solid, PBB Bangka tidak akan lagi menjadi pelengkap, tetapi kekuatan politik yang diperhitungkan,” tegasnya.

Optimisme itu bukan tanpa dasar. Di bawah kepemimpinan baru di tingkat pusat, arus energi segar mulai terasa hingga ke daerah. Kehadiran Pelaksana Jabatan Ketua Umum, Bg Yuri Kemal Fadlullah, dinilai menjadi pemantik kebangkitan partai berlambang bulan bintang tersebut.

Sekretaris DPC PBB Bangka, Ryan Fabryan Taufani, menambahkan bahwa kunci utama kekuatan partai terletak pada kesinambungan komunikasi dan kejelasan langkah struktural.

“Silaturahmi ini bukan seremonial. Ini fondasi. Dalam waktu dekat, kita akan membentuk Pimpinan Anak Cabang di setiap kecamatan. Struktur harus hidup sampai ke akar rumput,” ujarnya lugas.

Tak hanya berhenti pada penguatan struktur, DPC PBB Bangka juga mulai menata infrastruktur politiknya. Lahan untuk kantor partai telah tersedia, dan kini memasuki tahap penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta desain pembangunan.

“Ini bagian dari keseriusan kita. Gerakan politik harus ditopang dengan basis organisasi yang jelas dan terukur,” tambah Ryan.

Menariknya, wajah kepengurusan DPC PBB Bangka didominasi oleh kalangan milenial dan generasi Z.

Kombinasi ini dipadukan dengan kehadiran tokoh senior di jajaran penasihat dan dewan kehormatan, menciptakan keseimbangan antara energi muda dan kearifan pengalaman.

Dengan komposisi tersebut, PBB Bangka tidak hanya membangun mesin politik, tetapi juga menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Ke depan, DPC PBB Bangka menargetkan pola gerak yang lebih efisien namun berdampak langsung di tengah masyarakat.

Pendekatan kepada generasi muda menjadi prioritas, dengan harapan lahir kesadaran baru bahwa politik bukan sekadar kontestasi, melainkan ruang pengabdian yang konkret.

Di tengah tantangan politik nasional dan lokal, satu pesan mengemuka dari Sungailiat: PBB Bangka tidak lagi berjalan pelan. Mereka mulai berlari—dengan arah, dengan strategi, dan dengan keyakinan untuk kembali diperhitungkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *