Salam waras. com PEKALONGAN — Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan pekerjaan yang bisa dibebankan hanya kepada kepolisian.
Komunikasi dengan elemen masyarakat menjadi salah satu kunci untuk membaca sekaligus mencegah potensi persoalan di lapangan.
Hal itu menjadi perhatian Kapolres Pekalongan AKBP Zamrul Aini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A., saat melakukan silaturahmi dengan keluarga besar Cokro Probojoyo di Markas Cokro Probojoyo, Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Kapolres datang bersama jajaran dan diterima langsung Ketua Cokro Probojoyo, Gigih Agusta, serta sejumlah anggota organisasi.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres didampingi Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol Guno Trihandoyo, S.T., M.H., Kasat Intelkam AKP Surya, Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro, dan Kepala Desa Nyamok Daryanto.
BUKAN SEKADAR SEREMONIAL
Silaturahmi tersebut menjadi momentum membangun komunikasi langsung antara kepolisian dan organisasi masyarakat.
Di tengah dinamika persoalan sosial yang terus berkembang, komunikasi antara aparat dan masyarakat menjadi penting. Informasi dari lapangan, kepedulian warga, serta respons cepat aparat dapat menjadi bagian dari upaya mencegah gangguan kamtibmas sejak dini.
Karena itu, sinergi tidak cukup berhenti pada pertemuan dan foto bersama. Komunikasi harus berlanjut menjadi koordinasi nyata ketika muncul persoalan di tengah masyarakat.
Polisi memiliki kewenangan penegakan hukum, sementara masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan sosial. Keduanya harus berjalan beriringan dengan tetap berada dalam koridor hukum.
KAPOLRES BARU BUKA KOMUNIKASI
Sebagai Kapolres Pekalongan yang baru, kunjungan tersebut juga menjadi langkah memperkenalkan diri sekaligus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus mendorong penyelesaian persoalan secara proporsional.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kapolres bersama jajaran berdialog dengan Ketua dan anggota Cokro Probojoyo.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bingkisan silaturahmi kepada Ketua Cokro Probojoyo, Gigih Agusta.
Setelah kegiatan, Kapolres Pekalongan melanjutkan wawancara dengan awak media sebelum meninggalkan lokasi.
Pesannya jelas: menjaga Pekalongan tetap aman membutuhkan kerja bersama. Polisi tidak bisa berjalan sendiri, sementara masyarakat juga membutuhkan aparat yang hadir, terbuka, dan responsif terhadap persoalan di lapangan. ( Jambul )






