Salamwaras. com KARANGANYAR, PEKALONGAN — Harapan Rusmono, warga Pedawang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, untuk memiliki rumah yang benar-benar layak huni kini kembali menemukan titik terang.
Kusmono mengaku sebelumnya pernah mendapatkan janji pembangunan rumah dari Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) 10, Asraf Abu. Namun, menurut keterangannya, rencana tersebut hingga kini belum terealisasi.
Kini, Kusmono bersama keluarganya mendapatkan perhatian melalui program kemanusiaan dari Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) Kabupaten Pekalongan, organisasi yang berpusat di Jombang, Jawa Timur, di bawah pimpinan umum M. Subech Azal Tsani.
Salah satu program unggulan OPSHID adalah membantu membangun rumah yang benar-benar layak bagi masyarakat yang dinilai membutuhkan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata kepada keluarga penerima bantuan.
Untuk keluarga Kusmono, pembangunan rumah tersebut direncanakan diawali dengan peletakan batu pertama pada 21 September 2026.
Ketua Panitia Pembangunan, Tofik, mengatakan pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari ungkapan rasa syukur dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus momentum memperingati lahirnya lagu kebangsaan Indonesia Raya.
«“Sebagai warga masyarakat Indonesia, kami berusaha mewujudkan kecintaan kepada negeri melalui kegiatan yang memberikan manfaat kepada sesama. Pembangunan rumah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan rasa syukur kami,” ujar Tofik.»
Ia menjelaskan, pembangunan rumah Rusmono ditargetkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, rumah tersebut diharapkan dapat selesai dan kemudian dilakukan peresmian serta serah terima kepada Rusmono bersama keluarganya pada 28 Oktober 2026.
Menurut panitia, pembangunan rumah tersebut disiapkan dengan anggaran yang mencapai ratusan juta rupiah. Bantuan itu diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat yang dinilai benar-benar membutuhkan tempat tinggal yang layak.
Momentum pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari semangat memperkuat nilai persatuan, kepedulian sosial, dan gotong royong. Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi Kusmono dan keluarganya, rencana pembangunan rumah tersebut menjadi kabar yang sangat berarti. Rumah yang selama ini diharapkan bukan hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan kehidupan yang lebih layak bagi keluarganya.
Program sosial OPSHID Kabupaten Pekalongan tersebut diharapkan dapat terus menjangkau masyarakat lain yang membutuhkan. Semangat kepedulian dan gotong royong diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu sesama sekaligus memperkuat rasa kecintaan terhadap bangsa dan negara.





