Salamwaras. com KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pekalongan Masa Bakti 2026–2030 di Pendopo Bupati Pekalongan, Rabu (14/10/2026) siang.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Sukirman menyampaikan ucapan selamat kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Ruben R. Prabu Faza selaku Ketua, dan seluruh pengurus IPSI Kabupaten Pekalongan yang baru dilantik.
“Saya menyampaikan selamat dan terima kasih serta rasa syukur karena masih ada kader-kader yang bersedia mengurus olahraga. Ini luar biasa, karena mengurus olahraga membutuhkan orang-orang yang dalam tanda kutip harus ‘gila’. Mereka tidak selalu dibekali ilmu keolahragaan, logistik, maupun fasilitas yang memadai. Namun, dengan pengalaman, keterampilan, dan kemampuan manajemen organisasi, mereka mampu mengonsolidasikan berbagai keterbatasan hingga meraih prestasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sukirman berpesan agar pengurus IPSI tidak berkecil hati apabila capaian prestasi yang diraih belum sesuai harapan. Ia menilai hasil yang telah dicapai dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan pembinaan atlet ke depan.
“Kita berpesan, tidak perlu berkecil hati. Kalau kemarin belum berprestasi mendapatkan emas, baru perak. Besok kita Porprov mengirimkan tiga atlet. Saya kira di tengah situasi seperti ini juga sangat cukup bagus. Tinggal kita pertahankan, kita dorong untuk semoga berprestasi, harapan kita itu,” ungkapnya.
Selain prestasi, Sukirman menegaskan bahwa pelestarian nilai-nilai luhur pencak silat harus menjadi perhatian utama pengurus. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan juga bagian dari tradisi, kultur, dan warisan para leluhur.
“Tidak kalah penting adalah bagaimana kemudian sesuai tema, melestarikan nilai-nilai luhur dari pencak silat ini, kebudayaan dari pencak silat ini yang memang sudah menjadi tradisi kita, kultur kita, warisan luhur para sesepuh kita. Budaya kemudian pencak silat dan seterusnya ini, selain kemudian sebagai olahraga, ternyata olahraga bela diri juga ini mempunyai nilai-nilai luhur yang luar biasa,” tuturnya.
Terkait pembinaan olahraga, Sukirman menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus berbenah untuk meningkatkan dukungan terhadap pengembangan atlet. Ia telah menyampaikan kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pekalongan agar anggaran pembinaan olahraga yang terbatas diprioritaskan untuk kebutuhan atlet, mulai dari latihan hingga keikutsertaan dalam kompetisi. Menurutnya, kegiatan seremonial perlu disesuaikan agar dukungan terhadap pembinaan atlet dapat lebih optimal. Kompetisi juga perlu terus digelar sebagai sarana menggali potensi, membangun semangat juang, dan meningkatkan kemampuan atlet untuk meraih prestasi.
“Tapi yang jelas, kita terus berkomitmen dan semoga bisa merangkul para pelaku usaha untuk menjadi bapak asuh bagi cabang olahraga IPSI, menjadi mitra, serta membangun sinergi melalui CSR maupun bentuk dukungan lainnya. Berbagai upaya pembinaan ini bisa kita lakukan bersama-sama sebagai terobosan untuk menjawab tantangan yang ada, termasuk tantangan fiskal yang saat ini dihadapi, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten, sehingga tetap diperlukan dorongan dan dukungan bersama,” tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan sekaligus Ketua IPSI Kabupaten Pekalongan, H. Ruben R. Prabu Faza, mengungkapkan bahwa pada Porprov sebelumnya, atlet pencak silat Kabupaten Pekalongan berhasil mencapai babak final dan meraih medali perak. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat meningkatkan prestasi atlet hingga meraih medali emas pada kompetisi mendatang.
“Kami kemarin di Porprov sudah merasa bangga bisa ikut final di Pati Raya, tapi mungkin karena kurang kerja keras, kami hanya dapat perak. Mudah-mudahan di periode ini, walaupun kemarin hasil dari kualifikasi kami lolos lebih sedikit dari tahun lalu, mudah-mudahan bisa mendapatkan emas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ruben menegaskan bahwa kemajuan IPSI membutuhkan kerja sama seluruh perguruan dan pendekar, serta dukungan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk menjaga kondusivitas Kabupaten Pekalongan.
“Tentunya saya tidak bisa melaksanakan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh perguruan dan pendekar untuk mendukung pemerintah serta menjaga kondusivitas Kabupaten Pekalongan bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim. Cita-cita besar kami adalah memajukan prestasi pencak silat. Sebab, pada akhirnya, prestasi menjadi tujuan utama. Mudah-mudahan kepengurusan ini dapat semakin memajukan prestasi IPSI Kabupaten Pekalongan, karena pencak silat kini tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga mendunia,” pungkasnya.
Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryono, S.Ag., menyampaikan bahwa Kabupaten Pekalongan tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah, yang dijadwalkan berlangsung pada 25–30 Oktober 2026. Ia menjelaskan, kontingen Kabupaten Pekalongan akan mengikuti 27 cabang olahraga dengan total 124 atlet dan 163 orang termasuk official, serta pengurus dan pendamping lainnya yang secara keseluruhan diperkirakan mencapai hampir 200 orang. Sementara itu, cabang olahraga pencak silat (IPSI) Kabupaten Pekalongan akan memberangkatkan tiga atlet untuk berlaga di Porprov.
Ia berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik. “Kami mohon doa restu kepada bapak-bapak semua yang hadir di tempat ini agar penyelenggaraan Porprov, terutama tim dari Kabupaten Pekalongan, bisa berjalan lancar, aman, dapat medali yang paling banyak, sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Ketua IPSI Provinsi Jawa Tengah, H. Hari Nuryanto Sudiro, menyampaikan bahwa pencak silat memiliki peluang besar untuk berkembang di tingkat internasional dan tengah dipersiapkan menuju Olimpiade (Road to Olympic). Menurutnya, prestasi pencak silat Jawa Tengah juga menunjukkan tren positif, di antaranya meraih tiga medali emas, satu perak, dan empat perunggu pada PON, menjadi juara umum Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) dengan delapan emas, serta juara umum Kejuaraan Nasional Junior.
Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), ia berharap atlet pencak silat Kabupaten Pekalongan dapat memberikan hasil terbaik dan memperoleh dukungan dari seluruh pihak. “Jadikan pencak silat ini satu kekuatan besar dalam rumah besar, sehingga kita tetap berkonsentrasi pada prestasi yang bisa membawa nama harum Kabupaten Pekalongan,” ujarnya. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan Pelantikan Pengurus IPSI, Plt. Bupati Sukirman Berharap Tingkatkan Prestasi dan Lestarikan Budaya






