Bangka Tengah – Sabtu, 15/11/2025, Kasus tambang ilegal yang melibatkan Sofian Fu di kawasan Hutan Sarang Ikan dan Nadi Lubuk Besar terus memanas, dan publik kini semakin mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap siapa sebenarnya yang berada di balik mafia tambang ilegal ini.
Nama Haji Yul kini muncul sebagai salah satu tokoh kunci yang diyakini memiliki peran besar dalam mendalangi aktivitas ilegal tersebut.
Meskipun Sofian Fu saat ini menjadi pusat perhatian, sosoknya Haji Yul diduga berada di balik layar mengendalikan operasi dan jaringan bisnis yang merusak lingkungan dan ekonomi masyarakat setempat.
Haji Yul: Cukong Besar di Balik Bisnis Tambang Ilegal
Haji Yul, yang dikenal sebagai seorang pengusaha besar dalam dunia tambang timah ilegal di Bangka Belitung, telah lama menjadi bayang-bayang di balik industri tambang ilegal yang berkembang pesat di wilayah tersebut. Meskipun jarang tampil di publik.
Nama Haji Yul sering kali dikaitkan dengan berbagai aktivitas tambang ilegal yang berlangsung tanpa izin di kawasan Hutan Sarang Ikan dan Nadi Lubuk Besar.
Dia bukan hanya seorang pemodal, tetapi juga pengendali utama yang diduga memiliki jaringan distribusi timah ilegal yang menghubungkan pasar lokal hingga internasional.
Haji Yul diyakini memiliki hubungan erat dengan para pelaku di lapangan, termasuk Sofian Fu, yang menurut informasi dari sejumlah sumber di lapangan, hanya berfungsi sebagai wajah depan untuk aktivitas yang lebih besar. Sofian Fu mungkin terlihat sebagai pelaku utama dalam kasus ini, namun Haji Yul lah yang membiayai dan melindungi operasi tambang ilegal di belakangnya. Jaringan yang dibangun Haji Yul melibatkan kolektor timah besar, yang terhubung dengan pasar internasional dan memungkinkan mereka untuk terus menjalankan bisnis ilegal meskipun sering kali terdeteksi oleh aparat.
Peran Haji Yul dalam Aktivitas Ilegal di Lubuk Besar
Menurut beberapa sumber, Haji Yul memainkan peran sentral dalam mengendalikan hampir seluruh aktivitas tambang ilegal di Lubuk Besar. Ia diduga memiliki akses ke jaringan perlindungan hukum, yang memungkinkan para pelaku tambang ilegal untuk beroperasi tanpa takut dihentikan. Tidak hanya itu, Haji Yul juga diyakini menjadi sosok yang menyediakan pembiayaan dan sumber daya yang memungkinkan operasional tambang ilegal tetap berjalan dengan lancar, meskipun sering kali berada dalam pengawasan aparat penegak hukum.
Lebih lanjut, Haji Yul diduga memiliki hubungan kuat dengan beberapa oknum di pemerintahan dan penegak hukum, yang memberikan perlindungan ekstra bagi para pelaku tambang ilegal.
Kemungkinan besar, pengaruhnya juga mencakup berbagai sektor yang terkait dengan pengangkutan dan distribusi timah ilegal, serta pasar gelap internasional yang menjadi tujuan utama dari hasil tambang ilegal tersebut.
Hadi Susilo Purbaya saat diwawancarai langsung awak media menyampaikan apresiasi kepada Tim Satgas Halilintar yang telah membongkar kasus perambahan Hutan dibabel terkait Tambang Timah ilegal yang banyak terkuak akhir – akhir ini ,dan saya minta agar pihak Kejati Bangka Belitung Usut Tuntas Jaringan Mafia Tambang Ilegal yang telah mengantongi nama bos -besar, dan kabarnya sudah diperiksa dan dipanggil sejak 11/11/2025 lalu.” Ungkap Hadi Purbaya selaku ketua LSM Amak babel .
Dengan semakin banyaknya informasi yang mengarah kepada Haji Yul, publik kini semakin mendesak Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung untuk membongkar jaringan besar yang melibatkan tokoh ini.
Sofian Fu, meski menjadi sorotan utama, bukanlah sosok utama dalam kasus ini—Haji Yul adalah aktor di balik layar yang harus diusut secara mendalam, Haji Yul juga dikenal dibackup oknum TNI berinisial P
Kejati Bangka Belitung tidak boleh berhenti pada pemeriksaan terhadap pelaku di lapangan, tetapi harus mengungkap siapa yang mendanai dan melindungi bisnis ilegal ini selama bertahun-tahun.
Penyelidikan yang lebih mendalam akan membuka kerangka besar jaringan mafia tambang ilegal yang mencakup berbagai pihak, baik di dalam negeri maupun internasional.
Keberanian aparat untuk menghadapi tekanan dari pihak-pihak berkuasa yang selama ini melindungi jaringan ini akan menjadi ujian sejati bagi kemampuan mereka dalam menegakkan hukum yang adil dan tanpa kompromi.
Harapan Masyarakat: Penegakan Hukum Tanpa Diskriminasi
Masyarakat di sekitar kawasan tambang ilegal, termasuk yang ada di Lubuk Besar, semakin menyuarakan harapan mereka.
“Kami ingin aparat hukum tidak hanya fokus pada pekerja kecil. Jaringan besar dan cukong-cukong yang membiayai dan melindungi mereka harus diusut tuntas.”
Itulah suara masyarakat yang menginginkan tindakan tegas dan transparansi dalam penyelidikan ini. Publik menginginkan agar tidak ada yang luput dari hukuman, terutama mereka yang berada di belakang layar dan selama ini menikmati keuntungan besar dari kerusakan lingkungan dan eksploitasi ilegal.
“Keberanian Kejati Babel untuk dalam hal penyelidikan dan penyidikan Jaringan Mafia tambang dibabel juga mesti diapresiasi dan kita support penuh.”tambah nya.
Saatnya Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung mengambil langkah besar untuk mengungkap peran Haji Yul dan jaringan yang melindungi mafia tambang ilegal ini. Ini bukan hanya soal menindak pelaku lapangan, tetapi soal menegakkan hukum dengan adil dan mengungkap siapa yang sebenarnya mengendalikan dan menguntungkan diri mereka dari praktek ilegal ini.”
“Penyelidikan yang mendalam akan membuka tabir tentang siapa saja yang terlibat dalam bisnis gelap ini. Haji Yul, sebagai salah satu tokoh sentral, harus segera dipanggil untuk diperiksa, dan jika terbukti terlibat, dia harus dimintai pertanggungjawaban atas kerusakan yang telah ditimbulkan, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun ekonomi.” Tutup Hadi .
Kesimpulan: Bongkar Semua Jaringan yang Terlibat!
Publik kini menunggu dengan penuh harapan agar Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung tidak hanya menuntut pertanggungjawaban Sofian Fu, tetapi juga membongkar seluruh jaringan mafia tambang ilegal yang melibatkan cukong-cukong besar, termasuk Haji Yul. Tindakan tegas tanpa pandang bulu menjadi kunci utama untuk menegakkan keadilan dan mengembalikan kepercayaan publik kepada aparat penegak hukum.
Jika Kejati berhasil mengungkap jaringan ini hingga ke akar-akarnya, mereka akan menunjukkan bahwa hukum dapat ditegakkan tanpa diskriminasi, dan bahwa tak ada tempat bagi mafia tambang ilegal yang merusak alam dan mengeksploitasi sumber daya alam .
Awak media sedang berusaha mendapatkan komfirmasi ke pihak yang disangkakan antara lain H.Yul namun sampai dengan Berita ini dipublikasikan ,tidak ada jawaban.
(*)





