Sekolah Kader Perubahan PKB Digelar di Kajen, H. Edy Haryanto Dorong Regenerasi Politik dan Konsolidasi Kemenangan

Salam Waras Pekalongan — Upaya memperkuat basis kader dan menjaga kemenangan politik kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan yang dipimpin oleh H. Edy Haryanto, S.E., Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan di kediaman H. Edy Haryanto di Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut menghadirkan utusan dari tiga kecamatan, yakni Kajen, Paninggaran, dan Kandangserang, dengan total peserta mencapai 80 orang.

Kehadiran kader lintas wilayah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat struktur PKB di tingkat lokal sekaligus membangun soliditas antar-ranting.

Materi utama pelatihan disampaikan oleh Drs. H. Munir dan Samsul Bahri, S.Ag yang membahas secara mendalam tema “Pengkaderan Partai Kebangkitan Bangsa”.

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai ideologi perjuangan, kedisiplinan organisasi, strategi komunikasi publik, serta orientasi kerja kader di lapangan.

Dalam sambutannya, H. Edy Haryanto menegaskan urgensi regenerasi politik dan peningkatan kualitas kader sebagai fondasi keberlanjutan PKB di Kabupaten Pekalongan.

“Kita tidak boleh hanya menjadi partai pemenang angka. PKB harus menjadi partai yang hidup melalui kadernya. Hari ini kita bentuk fondasinya, agar ke depan kader PKB semakin siap, solid, dan bekerja untuk rakyat,” tegas Edy.

Sebagai bagian dari struktur dan salah satu tokoh PKB yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Pekalongan periode 2024–2029, Edy menyampaikan harapan agar kegiatan kaderisasi seperti ini terus berjalan secara sistematis dan terukur.

“PKB telah dipercaya masyarakat sebagai pemenang di Kabupaten Pekalongan. Tanggung jawab berikutnya adalah menjaga kepercayaan itu dan melahirkan kader yang mampu meneruskan perjuangan ke depan,” lanjutnya.

Acara berlangsung dengan penuh antusiasme dan dialog terbuka antara peserta dan narasumber.

Peserta tampak aktif memberikan gagasan, bertanya, dan menyusun langkah konkret untuk implementasi di daerah masing-masing.

Panitia menyampaikan bahwa program ini akan menjadi agenda berkelanjutan sebagai upaya membangun kultur kaderisasi yang modern, berakhlak, dan responsif terhadap dinamika masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *