Salamwaras. comPEKALONGAN – Persaingan menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan memasuki babak akhir.
Sebanyak 33 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan masuk tiga besar dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026.
Ke-33 peserta tersebut merupakan hasil penyaringan dari rangkaian seleksi yang cukup panjang. Mereka harus melewati pemeriksaan administrasi dan rekam jejak, penilaian integritas serta moralitas, assessment center, penyusunan makalah atau gagasan, hingga tahapan wawancara.
Dari 11 formasi yang dilelang melalui seleksi terbuka, masing-masing menghasilkan tiga kandidat dengan nilai terbaik.
Sebelas Formasi, Tiga Kandidat Terbaik
Untuk posisi Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, tiga nama yang berada di posisi teratas adalah Arif Gunawan, Eka Iman Prabawa, dan Zaenuri.
Kemudian Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik diisi Arif Nugroho, Fuadi Jaman, serta Rinto Hermawan.
Pada posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, tiga kandidatnya adalah Ari Arfiyanto, Didi Hermantho, dan Rokhmawan.
Sementara untuk Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, tiga nama yang bersaing yakni Budi Rahardjo, Hadi Surono, dan Sri Lestari.
Persaingan juga berlangsung pada kursi Kepala DPMPTSP, dengan kandidat Abdul Azis, Fery Irawan, dan Kistoro.
Untuk jabatan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata, tiga peserta yang masuk tiga besar adalah Farid Abdul Khakim, Purwo Susilo, dan Sigit Khurniawan.
Selanjutnya, posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ditempati tiga kandidat, yakni Elyas Setiyono, Siswanto, dan Sugino.
Pada jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, tiga nama yang masuk adalah Didin Nasruddin, Ipung Sujali Hartopo, dan Tuti Haryati.
Untuk Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, tiga kandidatnya Christina Botta, Enny Soesilawaty, dan Indria Madyawati.
Sedangkan posisi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja diisi Argo Yudha Ismoyo, Arief Rakhman, dan Widi Hari Nugroho.
Terakhir, untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan, tiga nama yang masuk tiga besar adalah Bambang Ruswanto, Mohamad Khoirudin, dan dr. Ryan Ardanaputra.
Seleksi Berakhir, Penentuan Belum
Hasil tiga besar tersebut ditetapkan Pansel JPT Pratama Pemkab Pekalongan di Kajen pada 30 Juli 2026.
Namun, masuk tiga besar bukan berarti otomatis menduduki jabatan. Nama-nama tersebut masih harus mengikuti mekanisme penetapan dan pengangkatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Khusus posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, prosesnya juga masih memerlukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.
Pansel menyebut hasil seleksi telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara melalui dua surat rekomendasi tertanggal 24 Juli 2026.
Selanjutnya, 33 nama tersebut direkomendasikan kepada Plt. Bupati Pekalongan selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Dengan demikian, tahapan seleksi telah menghasilkan tiga kandidat pada setiap formasi. Babak berikutnya adalah proses penetapan pejabat yang akan mengisi kursi strategis tersebut.
Publik kini tinggal menunggu keputusan akhir. Sebab, dari tiga nama di setiap jabatan, hanya satu yang nantinya akan dipercaya menduduki masing-masing kursi JPT Pratama.
Tiga nama telah dipilih. Satu nama akan ditetapkan. Di titik inilah kualitas, rekam jejak, kompetensi, dan kebutuhan organisasi menjadi pertaruhan dalam menentukan wajah birokrasi Pemkab Pekalongan ke depan. (*)




