Pelantikan PKDI Kabupaten Pekalongan Sepi Pejabat, Sorotan Keras untuk Pemerintah Daerah

Salam waras. com PEKALONGAN – Suasana tak biasa terlihat dalam acara pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Pekalongan yang digelar di Hotel Grand Dian Wiradesa, Rabu (30/7/2026).
Alih-alih menjadi momentum penting yang dihadiri jajaran pejabat daerah, acara tersebut justru terkesan minim perhatian dari pemerintah. Tidak tampak kehadiran pejabat strategis seperti PLT Bupati, maupun unsur pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan.
Dalam acara yang seharusnya menjadi simbol penguatan solidaritas kepala desa itu, hanya terlihat peserta internal dan beberapa undangan terbatas. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan peserta terkait komitmen pemerintah daerah terhadap organisasi kepala desa.
Di atas panggung, prosesi pengukuhan tetap berlangsung formal. Ketua terpilih, Agus Susilo (Kepala Desa Tenogo), resmi dilantik memimpin PKDI Kabupaten Pekalongan. Namun suasana terasa kurang greget tanpa kehadiran tokoh-tokoh penting daerah.
Sejumlah pihak menilai, ketidakhadiran pejabat bukan sekadar soal jadwal, melainkan mencerminkan kurangnya perhatian terhadap peran strategis kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan.
“Ini organisasi resmi, anggotanya kepala desa. Kalau pejabat saja tidak hadir, bagaimana sinergi mau dibangun?” ujar salah satu peserta dengan nada kecewa.
PKDI sendiri memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan desa. Minimnya kehadiran pejabat dalam acara resmi seperti ini dinilai dapat mengirim sinyal buruk terhadap hubungan kelembagaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait alasan ketidakhadiran para pejabat dalam acara tersebut. ( Jambul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *