SalamWaras, Lanny Jaya, Papua — Dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) di Distrik Yiluk, Kabupaten Lanny Jaya, memantik kekecewaan mendalam warga.
Bantuan yang semestinya menjadi penopang hidup masyarakat kecil justru tak kunjung diterima. Peristiwa ini mencuat pada Selasa, 16 Desember 2025.
Warga dari delapan kampung menilai hak mereka telah dirampas. Dana bansos yang seharusnya disalurkan kepada keluarga penerima manfaat diduga tidak dibagikan oleh oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Padahal, data penerima disebut telah dinyatakan lolos dan tercatat resmi dalam sistem Kementerian Sosial.
Fakta di lapangan berbanding terbalik dengan data administrasi. Bantuan tidak sampai ke tangan warga, memicu keresahan dan kemarahan kolektif. Bagi masyarakat Distrik Yiluk, bansos bukan sekadar angka, melainkan penyangga hidup di tengah tekanan ekonomi yang kian berat.
Merasa dirugikan, masyarakat dari delapan kampung sepakat melaporkan dugaan penyelewengan ini kepada Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dan aparat penegak hukum. Laporan tersebut disertai dokumen serta data yang diklaim sebagai bukti awal adanya penyalahgunaan dana bansos.
Warga mendesak pemerintah daerah agar tidak menutup mata. Mereka menuntut investigasi menyeluruh, transparan, dan berkeadilan, serta sanksi tegas bagi pihak-pihak yang terbukti menyalahgunakan kewenangan. Langkah tegas dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik dan mencegah terulangnya praktik serupa.
Secara hukum, perbuatan ini berpotensi dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 372 dan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dan penggelapan dalam jabatan. Ancaman pidana tidak ringan, mulai dari penjara minimal empat tahun hingga maksimal dua puluh tahun, serta denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar.
Masyarakat Distrik Yiluk menegaskan, bantuan sosial adalah hak rakyat, bukan ladang bancakan. Mereka berharap aparat penegak hukum segera turun tangan, mengusut tuntas kasus ini, dan menegakkan keadilan agar kepercayaan masyarakat terhadap negara tidak semakin runtuh.
Warga juga menyatakan kesiapan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya demi mewujudkan penyaluran bansos yang bersih, tepat sasaran, dan benar-benar berpihak kepada rakyat kecil.






