Bayi Diduga Sempat Hidup Sebelum Dikubur di Kebun Bandungan, Sejoli Diciduk Polisi

Salamwaras. com SEMARANG, — Tragis. Seorang bayi yang baru saja lahir ditemukan terkubur di area perkebunan Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kasus ini semakin mengundang perhatian setelah polisi menduga bayi tersebut sempat hidup sebelum akhirnya meninggal. Tak hanya itu, penyidik juga menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan kekerasan.

Polisi pun bergerak cepat. Sepasang kekasih yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut akhirnya diamankan.

Mereka adalah WAP (19) dan seorang perempuan berusia 17 tahun. Keduanya diketahui memiliki hubungan pacaran dan diamankan di wilayah Bandungan pada Jumat (4/9/2026).

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana membenarkan penangkapan tersebut.

“Keduanya memiliki hubungan pacaran. Diamankan oleh Sat Reskrim Polres Semarang dan Unit Reskrim Polsek Bandungan pada Jumat, 4 September 2026,” kata Bodia, Minggu (6/9/2026).

Kini penyidik menghadapi sejumlah pertanyaan penting yang harus dijawab secara terang.

Bagaimana bayi itu bisa meninggal? Apakah benar terjadi kekerasan? Siapa yang mengetahui keberadaan bayi tersebut? Dan mengapa jasadnya justru dikuburkan di area perkebunan?
Rangkaian peristiwa tersebut masih terus didalami polisi.

Hasil pemeriksaan medis nantinya akan menjadi salah satu kunci untuk mengungkap penyebab kematian bayi. Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan pihak-pihak yang dianggap mengetahui kejadian tersebut.

Kasus ini menyisakan ironi yang begitu dalam. Seorang bayi yang baru lahir, yang seharusnya mendapatkan perlindungan, justru ditemukan terkubur di tempat tersembunyi.

Kini publik menanti pengungkapan kasus ini secara tuntas. Bukan hanya untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab, tetapi juga untuk memastikan apa sebenarnya yang terjadi pada bayi malang tersebut sebelum nyawanya berakhir. Sumber : dari berbagai sumber

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *