Kades Gejlig dan PG Sragi Bangun Jembatan Darurat, Wujudkan Semangat Gotong Royong untuk Kopdes Merah Putih

Pekalongan, Salamwaras — Kepala Desa Gejlig, Karyo Winoto, bersama pihak PG Sragi bergerak cepat membangun jembatan darurat di Dusun Sumur Bandung, Desa Gejlig, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Pemasangan jembatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengurugan lahan untuk program Kopdes Merah Putih, yang digagas sebagai simbol kemandirian dan gotong royong masyarakat desa.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif antara pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat sekitar.

Jembatan darurat tersebut berfungsi memperlancar mobilisasi material serta mempercepat proses pekerjaan pengurugan lahan yang sebelumnya terkendala akses.

Kepala Desa Gejlig, Karyo Winoto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk nyata sinergi dan kepedulian sosial.

“Kami bersama pihak PG Sragi bergotong royong membangun jembatan darurat ini sebagai langkah awal memperlancar kegiatan pengurugan lahan Kopdes Merah Putih. Ini wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan desa. Kami ingin memastikan setiap program berjalan lancar dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan,

“Desa Gejlig harus menjadi contoh bahwa kemajuan bisa dicapai jika pemerintah, perusahaan, dan warga bersatu. Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong dan tanggung jawab sosial bagi generasi muda.”

Kolaborasi antara pemerintah desa dan PG Sragi ini menjadi bukti nyata penerapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2021 tentang Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) serta amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menegaskan pentingnya kemitraan antara desa dan pihak ketiga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dengan rampungnya pembangunan jembatan darurat ini, akses menuju lokasi proyek kini terbuka lebar. Langkah ini menandai komitmen Desa Gejlig untuk terus bergerak maju mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui semangat merah putih di akar rumput.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *