Salamwaras.com, BEKASI |
Cikarang Utara – Sebuah inisiatif sosial bernama Para Pedagang Gokil Cikarang (PGC) terus konsisten memberdayakan para pedagang di wilayah Cikarang Kota, Bekasi. Sejak berdiri pada akhir tahun 2022, PGC telah merangkul puluhan mitra usaha melalui penyediaan modal bahan baku tanpa mengambil keuntungan komersial.
Ketua sekaligus Admin PGC, Iman Surahman, menjelaskan bahwa Para Pedagang ini resmi terbentuk pada 27 Desember 2022. Hingga Mei 2026, saat ini masih aktif menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan modal Para Pedagang.
“Kegiatan sehari-hari di PGC dimulai dari program ‘Peduli Bersama’. Kami fokus pada aspek sosial untuk para pedagang dan aktivitas kemasyarakatan yang merakyat,” ujar Iman saat ditemui di kediamannya di Kampung Rawalintah, Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Minggu malam (10/5/2026).
Dukung Modal Bahan Baku
Salah satu program unggulan PGC adalah Mitra Usaha PGC (MUP). Melalui program ini, para pedagang memberikan bantuan modal berupa bahan baku pokok kepada para pedagang, seperti:
• Tepung terigu dan sagu
• Minyak goreng
• Gula pasir
• Bahan baku spesifik lainnya (untuk pedagang batagor, siomay, dan cilor).
Iman menegaskan bahwa PGC tidak mencari profit dari penyaluran modal ini. Keuntungan yang didapat dari selisih harga barang sepenuhnya dikembalikan ke kas ‘Peduli Bersama’ untuk membiayai keperluan mendesak bagi para pedagang, kegiatan relawan sosial, hingga acara syukuran atau hiburan bersama para pedagang.
Rangkul 37 Mitra Usaha, Program “MUP”
“Misalkan modal yang disalurkan sebesar Rp150 ribu, kemudian ada kelebihan Rp.20 ribu. Uang Rp.20 ribu tersebut tidak masuk ke kantong pribadi, melainkan masuk ke kas Peduli Bersama untuk kepentingan pedagang kembali,” jelasnya.
Melalui skema Mitra Usaha PGC (MUP) ini, PGC berharap dapat terus memperluas jangkauan bantuannya agar lebih banyak Pedagang Gokil Cikarang (PGC), Cikarang Kota, di Bekasi, yang mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan ekonomi (Modal).
Sumber: Admin, Ketua PGC






