Salam waras. com Polres Pekalongan – Polda Jateng – Suasana Jalan Mandurorejo Kajen, Kabupaten Pekalongan, dipadati ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga instansi terkait pada Senin (19/10/2026) pagi. Polres Pekalongan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Desa 2026 guna memantapkan kesiapan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.
Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Zamrul Aini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A.
Hadir dalam barisan tamu undangan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan daerah, di antaranya Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., perwakilan Kodim 0710/Pekalongan, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Satbrimobda, Pos TNI AL Wonokerto, Satpol PP, Dishub, BPBD, Bakesbangpol, PMD, PMI, hingga jajaran Forkopimcam se-Kabupaten Pekalongan.
Dalam perhelatan Pilkades Serentak 2026 mendatang, sebanyak 34 desa di Kabupaten Pekalongan akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa. Dari jumlah tersebut, 28 desa masuk dalam wilayah hukum Polres Pekalongan dengan total pemilih mencapai 68.082 orang, sedangkan 6 desa lainnya masuk wilayah hukum Polres Pekalongan Kota.
Rangkaian tahapan krusial Pilkades diawali dari Penetapan Calon pada 9 November 2026, dilanjutkan masa kampanye dan masa tenang, hingga hari pemungutan serta penghitungan suara pada 18 November 2026. Sementara itu, pelantikan Kepala Desa terpilih dijadwalkan pada 28 Desember 2026.
Dalam amanatnya, Kapolres Pekalongan AKBP Zamrul Aini membeberkan sejumlah potensi kerawanan Pilkades yang wajib diantisipasi bersama oleh seluruh jajaran pengamanan di lapangan.
“Pilkades memiliki karakteristik dinamika sosial yang sangat dinamis di tingkat lokal. Ada beberapa potensi kerawanan yang harus kita mitigasi sejak dini, mulai dari gesekan antar-pendukung, isu ketidaknetralan penyelenggara, politik uang, akurasi data pemilih (DPT), keamanan logistik, hingga sengketa hasil pemilihan,” kata AKBP Zamrul Aini saat menyampaikan amanat di hadapan peserta apel.
Guna menjamin pesta demokrasi tingkat desa berjalan aman, damai, dan kondusif, AKBP Zamrul Aini menginstruksikan seluruh personel untuk memedomani beberapa penekanan penting.
“Lakukan deteksi dini dan pemetaan sosial kawasan rawan konflik, terutama di desa-desa yang diikuti oleh calon petahana (incumbent). Jajaran Intelkam, Bhabinkamtibmas, serta Bakesbangpol harus bergerak cepat memitigasi setiap potensi friksi agar tidak melebar menjadi konflik sosial,” tegas Kapolres.
AKBP Zamrul Aini juga menggarisbawahi pentingnya soliditas dan kesiapan fisik serta mental seluruh personel yang diterjunkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Awali setiap tugas dengan doa, tingkatkan koordinasi dan sinergitas yang solid bersama TNI serta seluruh stakeholder. Laksanakan tugas pengamanan secara profesional, humanis, dan berikan pelayanan terbaik sesuai slogan Polisi bersama masyarakat. Mari bersama kita jaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan






