Teras Kebangsaan Dibuka, Budi Rahardjo Dorong Kesbangpol Jadi Rumah Bersama Masyarakat

Salamwaras. com KAJEN – Baru dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pekalongan, Budi Rahardjo, A.P., M.AP., langsung membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Organisasi kemasyarakatan (ormas), aktivis hingga pegiat sosial menjadi bagian yang diajak membangun komunikasi dan sinergi.

Pendekatan tersebut menempatkan masyarakat bukan sekadar penerima kebijakan, tetapi sebagai bagian penting dalam menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.

Budi mendorong agar Kesbangpol tidak berjalan sendiri di balik meja pemerintahan. Komunikasi dengan masyarakat perlu dibangun secara terbuka, rutin dan berkelanjutan.

Salah satu ruang yang disiapkan adalah Teras Kebangsaan. Sarana ini diharapkan menjadi tempat bertemunya berbagai elemen masyarakat untuk berdialog, menyampaikan aspirasi, membahas persoalan sosial sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.

Bagi Kesbangpol, komunikasi menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi daerah. Berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat diketahui dan dibicarakan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik.

“Kesbangpol akan terus membuka komunikasi dengan masyarakat. Ormas, aktivis maupun pegiat sosial merupakan bagian dari elemen masyarakat yang perlu diajak bersama dalam membangun Kabupaten Pekalongan,” demikian semangat yang dikedepankan Budi.

Teras Kebangsaan juga diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berkumpul. Lebih jauh, ruang tersebut menjadi wadah untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan, persatuan, toleransi dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Pesannya jelas: kondusivitas daerah tidak lahir dari pemerintah saja. Ia dibangun melalui komunikasi, keterbukaan dan kemauan untuk duduk bersama.

Karena itu, hubungan Kesbangpol dengan masyarakat diharapkan tidak hanya muncul ketika terjadi persoalan. Ormas, aktivis dan pegiat sosial justru perlu dilibatkan dalam membangun komunikasi sejak awal.

Dengan membuka ruang dialog tersebut, Budi mendorong Kesbangpol hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan berbagai kekuatan sosial di Kabupaten Pekalongan.

Teras Kebangsaan pun diharapkan menjadi rumah bersama—tempat perbedaan tidak dipertentangkan, aspirasi tidak diabaikan, dan persoalan dibicarakan untuk mencari jalan keluar demi Pekalongan yang aman, harmonis dan kondusif. (Jambul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *