Yudhi Himawan Pacu Gerakan Tanam PM AAS, Target 2.612 Hektare Harus Dikejar

Salamwaras. com KAJEN, PEKALONGAN — Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan, terus mendorong percepatan Gerakan Tanam PM AAS sebagai bagian dari strategi meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dorongan tersebut kembali diwujudkan melalui gerakan tanam di lahan Kelompok Tani Sikunang, Desa Sinangoh Prendeng, Kecamatan Kajen, Selasa (22/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, areal seluas 1 hektare mulai ditanami.

Yudhi mengatakan keberhasilan program tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, diperlukan sinergi kuat antara pemerintah, penyuluh, kelompok tani, dan petani agar potensi lahan pertanian dapat dioptimalkan.

“Gerakan tanam ini menjadi bagian dari upaya kita untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan. Tentu diperlukan kerja sama dan sinergi semua pihak, terutama pemerintah, penyuluh, kelompok tani, dan para petani,” ujar Yudhi.

Kabupaten Pekalongan sendiri memiliki target pelaksanaan PM AAS seluas 2.612 hektare pada 2026. Sejak program mulai dilaksanakan pada Agustus hingga 22 September 2026, realisasi gerakan tanam tercatat mencapai 32,5 hektare.

Angka tersebut masih menjadi tantangan bagi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk terus memperluas areal tanam. Karena itu, Yudhi menekankan pentingnya pendampingan langsung kepada petani agar setiap tahapan budidaya dapat berjalan secara optimal.

Penyuluh pertanian dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dilibatkan untuk mendampingi petani mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan hingga panen.

Menurut Yudhi, gerakan tanam bukan sekadar mengejar luasan areal. Lebih dari itu, program harus bermuara pada peningkatan produktivitas dan produksi pangan yang memberikan manfaat bagi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Pekalongan.

Gerakan tanam di Sinangoh Prendeng turut dihadiri Ketua Tani Merdeka Kabupaten Pekalongan, Kepala Desa Sinangoh Prendeng, Danramil Kajen beserta staf, Katimker dan penyuluh pertanian Kabupaten Pekalongan, POPT, serta anggota Kelompok Tani Sikunang.
Yudhi berharap gerakan tersebut terus meluas dan mendapat dukungan seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian.

“Kuncinya adalah sinergi dan konsistensi di lapangan,” menjadi semangat yang terus didorong Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dalam mengejar target PM AAS 2026.

Dengan dukungan pemerintah desa, TNI, penyuluh, POPT, Tani Merdeka, dan kelompok tani, Yudhi optimistis gerakan tanam dapat terus diperluas secara bertahap untuk mendukung peningkatan produksi pertanian serta mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Kabupaten Pekalongan. (Londo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *