Salam waras.com Polres Pekalongan – Polda Jateng – Kebakaran menghanguskan bagian dapur rumah milik seorang warga lanjut usia di Dukuh Kalisalak Kulon, Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jumat (31/7/2026) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp. 15 juta.
Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 20.30 wib. Tak lama berselang, Polsek Karangdadap menerima laporan dari warga dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi bersama petugas pemadam kebakaran.
Rumah yang terbakar diketahui milik Waryuti (74), warga Dukuh Kalisalak Kulon. Api melalap sebagian bangunan rumah, tepatnya pada bagian dapur berukuran sekitar 3 x 6 meter yang sebagian besar berbahan papan kayu sehingga api dengan cepat membesar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kebakaran diduga dipicu bara api dari tungku berbahan bakar kayu yang sebelumnya digunakan korban untuk memasak nasi pada pagi hari. Meski api telah dimatikan, diduga masih terdapat bara yang belum benar-benar padam sehingga menyulut tumpukan kayu bakar di samping tungku dan kemudian menjalar ke dinding dapur yang terbuat dari papan.
Kapolsek Karangdadap AKP Sumiyanto, S.H mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, korban memasak menggunakan tungku pada pagi hari. Setelah selesai, korban memadamkan api lalu masuk ke dalam rumah tanpa kembali memastikan bara di dalam tungku benar-benar padam.
“Dugaan sementara, masih ada bara api yang tersisa di dalam tungku sehingga menyulut tumpukan kayu bakar di sekitarnya. Api kemudian merambat ke dinding dapur yang berbahan kayu hingga akhirnya terjadi kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar AKP Sumiyanto.
Menurutnya, saat hendak beristirahat sekitar pukul 20.30 wib, korban melihat kobaran api dari arah dapur. Karena panik, korban tidak berani keluar rumah. Seorang warga yang melihat kobaran api kemudian segera menghubungi Polsek Karangdadap, petugas pemadam kebakaran, dan meminta bantuan warga sekitar.
Warga pun bergotong royong memadamkan api sambil menunggu armada pemadam kebakaran tiba di lokasi. Setelah petugas Damkar bersama personel Polsek Karangdadap melakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipastikan padam sekitar pukul 21.30 wib.
AKP Sumiyanto mengapresiasi kesigapan masyarakat yang turut membantu proses pemadaman sehingga api tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan api pada tungku maupun kompor benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Hal sederhana seperti memeriksa kembali sumber api dapat mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar,” pungkasnya. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan






