Salam waras com PEKALONGAN, SPelantikan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2025–2030 digelar di Hotel Dafam Pekalongan, Sabtu (1/8/2026). Di tengah suasana khidmat dan dihadiri ratusan kader, pelantikan ini menjadi penanda dimulainya tanggung jawab besar, bukan sekadar agenda seremonial lima tahunan.
Mengusung tema “Berdaya Berdampak Mendunia”, kepengurusan baru Fatayat NU dituntut tidak hanya aktif secara simbolik, tetapi mampu menghadirkan program nyata yang menyentuh kebutuhan perempuan muda di akar rumput—mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, hingga ketahanan sosial di tengah dinamika zaman.
Hadir dalam acara tersebut Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Hj. Sumarwati, S.Pd., M.AP., yang memberikan dukungan sekaligus pesan moral kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan pentingnya menjaga amanah dan konsistensi dalam berorganisasi.
“
Menjadi pengurus bukan hanya soal jabatan, tetapi soal tanggung jawab dan komitmen untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat,” pesannya.
Namun demikian, tantangan ke depan tidak ringan. Fatayat NU dituntut mampu keluar dari pola kegiatan seremonial dan memperkuat peran strategisnya sebagai motor penggerak perempuan muda—terutama dalam menghadapi isu-isu krusial seperti pemberdayaan ekonomi, literasi digital, hingga penguatan nilai keagamaan di tengah arus globalisasi.
Pelantikan ini sekaligus menjadi ujian awal: apakah kepengurusan baru mampu menjawab ekspektasi kader dan masyarakat, atau justru kembali terjebak dalam rutinitas organisasi tanpa dampak signifikan.
Harapan besar pun disematkan, agar PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2025–2030 tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar menjadi organisasi yang hidup, progresif, dan memberi kontribusi nyata bagi umat, daerah, dan bangsa. (jambul)






