Adat dan Adab Oknum Wakil Rakyat Sinjai Dipertanyakan!, Dari Kasus Narkoba ke Drama Rumah Tangga?

Sinjai, SalamWaras — Nama Kamrianto, anggota DPRD Kabupaten Sinjai dari Partai Amanat Nasional (PAN), kembali menjadi sorotan publik.

Setelah sebelumnya terseret kasus narkoba, kini ia kembali mencoreng citra lembaga wakil rakyat melalui laporan terhadap istrinya sendiri, DA, atas dugaan perselingkuhan dengan pria berinisial SH, yang disebut-sebut masih kerabat dekatnya.

Bacaan Lainnya

Laporan tersebut teregister dalam Tanda Bukti Lapor Nomor TBL/254/X/2025 RES SINJAI.
Peristiwa itu terjadi di BTN Tangka Mas, Kecamatan Sinjai Utara, pada Jumat (17/10/2025).

Saat itu, Kamrianto mendapati motor terparkir di halaman rumah. Karena tidak mendapat jawaban saat mengetuk pintu, ia masuk melalui pintu belakang.

“SH ini sepupu satu kali dengan bapaknya,” ungkap Kanit PPA Polres Sinjai, Ipda Andi Aliyas, Minggu (19/10/2025).

Penyidik pun telah memeriksa DA dan SH.
Menurut Iptu Adi Asrul, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa keduanya membantah tudingan berduaan di kamar.

“Keduanya mengaku hanya berbincang di ruang tamu, bukan di kamar,” tegas Iptu Adi Asrul.

Keduanya mengklaim bahwa pertemuan itu semata untuk membahas kerja sama bisnis program Makanan Bergizi Gratis (MBG) — bukan urusan pribadi.

DA Buka Suara: “Akal-Akalan Demi Dirinya Sendiri”

Drama rumah tangga ini semakin memanas setelah DA menumpahkan isi hatinya di akun Facebook pribadinya, @dinaayumustika.
Dalam unggahan story dan statusnya, ia membantah keras tuduhan suaminya.

“Dan yang mau saya perjelas adalah dia tidak dapati saya di dalam kamar! Sama sekali tidak. Ini akal-akalan beliau demi untuk dirinya sendiri,” tulis DA.

DA juga menyindir perilaku Kamrianto yang selama ini disebutnya kerap menyakiti dan mengekang:

“Berapa tahun saya sabar hadapi. Saya disuruh diam, dilarang bersuara di medsos, demi menjaga nama baik dan jabatan beliau. Tapi apakah saya harus tetap mengalah lagi?”

Bahkan, dalam unggahan lain, DA menyinggung dugaan kebiasaan suaminya yang kerap menggoda banyak perempuan:

“Kalian di luar sana pasti tahu bagaimana kelakuan beliau — main perempuan, chat sana-sini. Mungkin di antara kalian juga ada yang pernah di-chat oleh beliau, dan saya yakin itu ada,” tulisnya.

Bayang Kasus Narkoba yang Tak Pernah Hilang

Sebelum drama rumah tangga ini mencuat, nama Kamrianto sudah lebih dulu mencoreng marwah DPRD Sinjai. Ia pernah terjerat kasus narkoba di Hotel Pelita Raya, Makassar.

Kala itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Darmawan Affandi, mengungkap bahwa Kamrianto memerintahkan seseorang bernama Agung membeli sabu untuk dikonsumsi.

“Betul, ada anggota dewan terlibat sabu-sabu. Agung membeli barang sabu untuk dipakai anggota dewan tersebut,” ujar Kombes Darmawan kala itu.

Kasus tersebut menimbulkan luka moral bagi DPRD Sinjai. Kini, luka lama itu kembali menganga akibat skandal baru yang menyangkut nama yang sama.

Etika Publik dan Krisis Moral Wakil Rakyat

Keterlibatan kembali Kamrianto dalam persoalan hukum dan moral memunculkan gelombang kekecewaan masyarakat.

Sejumlah tokoh adat dan masyarakat menilai, lembaga DPRD Sinjai harus berani menegakkan disiplin etik dan sanksi moral bagi anggotanya.

“Wakil rakyat itu simbol kehormatan dan adab Butta Panrita Kitta. Kalau sudah dua kali jatuh pada persoalan hukum dan moral, ini bukan lagi aib pribadi, tapi penghinaan terhadap marwah Sinjai,” ujar salah satu tokoh masyarakat Sinjai kepada SalamWaras.com.

Bagi publik, ini bukan sekadar kasus rumah tangga atau gosip politik, melainkan refleksi krisis akhlak wakil rakyat yang telah melupakan nilai-nilai adat, adab, dan amanah rakyat.

Seruan Moral untuk DPRD dan Partai Politik

Masyarakat kini menunggu sikap resmi DPRD Sinjai dan DPD PAN Sinjai.
Apakah lembaga terhormat ini akan bersuara atau kembali berlindung di balik alasan “urusan pribadi”?

Jika benar “Butta Panrita Kitta” adalah tanah para cendekia dan orang beradab, maka diam terhadap kebusukan moral pejabat publik adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan leluhur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *