Pekalongan — Turnamen tenis meja Dexanet Cup 2 Tahun 2026 Divisi 1 dan Divisi 2 tingkat Jawa Tengah–DIY sukses digelar di Kelurahan Sapugarut, Kabupaten Pekalongan, Minggu (3/5/2026).
Ajang yang disponsori oleh Dexanet ini diikuti 54 atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, menandai meningkatnya gairah olahraga komunitas di tingkat regional.
Ketua Panitia, Haqi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah setempat dan sektor swasta menjadi kunci terselenggaranya turnamen secara maksimal.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kelurahan Sapugarut yang sudah memfasilitasi tempat, serta kepada Dexanet yang konsisten mendukung turnamen ini hingga tahun kedua. Tanpa dukungan mereka, acara ini tidak akan semeriah ini,” ujar Haqi di lokasi kegiatan.
Kepala Kelurahan Sapugarut, Budi Prasetyo, yang membuka langsung turnamen tersebut, menilai Dexanet Cup bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang strategis pembinaan atlet sekaligus penguatan silaturahmi antar komunitas tenis meja.
“Turnamen ini tidak hanya mempertemukan para pecinta tenis meja se-Jateng dan DIY, tetapi juga membuka peluang lahirnya atlet-atlet potensial yang bisa bersaing di level lebih tinggi dan membawa nama Kabupaten Pekalongan,” tegasnya.
Dari sisi sponsor, Manager Dexanet, Rudi, menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui dukungan terhadap kegiatan olahraga.
“Sebagai penyedia layanan wifi, Dexanet ingin lebih dekat dengan masyarakat. Tenis meja membutuhkan kecepatan dan presisi, nilai yang sejalan dengan layanan kami. Kami berharap Dexanet Cup bisa menjadi agenda tahunan yang terus berkembang,” ujarnya.
Turnamen yang berlangsung selama satu hari penuh ini mempertandingkan kategori Divisi 1 dan Divisi 2. Antusiasme peserta dan penonton terlihat tinggi sejak babak penyisihan hingga partai final, mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga tenis meja.
Ke depan, panitia berharap Dexanet Cup tidak hanya bertahan sebagai ajang rutin, tetapi juga meningkat dari sisi kualitas penyelenggaraan serta mampu menjaring lebih banyak peserta lintas daerah, bahkan menuju skala yang lebih kompetitif.






