Ngaku Dibegal Demi Konten, Remaja di Pekalongan Rekayasa Video Viral

Salamwaras.com PEKALONGAN – Video pengakuan seorang remaja yang mengaku menjadi korban begal di wilayah Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dipastikan sebagai rekayasa.

Remaja berinisial BW (17), yang sebelumnya mengaku mengalami pembegalan di Dukuh Sigalung Lor, Desa Wringinagung, membuat cerita tersebut demi menarik perhatian dan dianggap keren oleh teman-temannya.

Video yang sempat viral di media sosial pada Minggu (2/8/2026) itu menunjukkan BW seolah menjadi korban kekerasan. Ia bahkan memperlihatkan potongan yang diklaim sebagai jari pelaku begal.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, pihak kepolisian memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak pernah terjadi.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, menyampaikan bahwa pengakuan tersebut merupakan hasil rekayasa yang dibuat sendiri oleh yang bersangkutan.

“Yang bersangkutan mengaku video itu dibuat supaya dianggap keren oleh teman-temannya,” ungkapnya, Senin (3/8/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang yang digunakan untuk mendukung skenario tersebut, di antaranya sebilah katana milik pribadi, jaket yang sengaja disobek agar menyerupai bekas sabetan senjata tajam, serta tinta berwarna hijau.

Tak hanya itu, potongan yang diklaim sebagai jari pelaku ternyata hanyalah wortel yang dibentuk menyerupai jari manusia.
Saat ini, Polres Pekalongan masih mendalami dugaan pelanggaran hukum terkait penyebaran informasi bohong melalui media elektronik.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam membuat dan menyebarkan konten di media sosial serta tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. (Jambul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *