Berani-Beraninya, Bangunan Diduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Miras Berdiri di Atas Aset PTPN 1

PEMALANG – Keberadaan puluhan bangunan warung di kawasan Comal Baru, Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, akhirnya berujung pada pembongkaran.

Bangunan-bangunan yang berdiri di atas lahan aset PTPN 1 Regional 3 tersebut dibongkar pada Senin (10/8/2026), setelah sebelumnya kawasan itu menjadi sorotan karena diduga digunakan untuk aktivitas prostitusi dan penjualan minuman keras (miras).

Penertiban tersebut tidak muncul secara tiba-tiba. Sebelumnya, Satpol PP Kabupaten Pemalang melakukan razia di kawasan tersebut dan mengamankan puluhan perempuan yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi.

PTPN 1 Regional 3 juga disebut telah memberikan peringatan sebanyak tiga kali kepada pemilik maupun penghuni bangunan agar mengosongkan lokasi dan melakukan pembongkaran secara mandiri.

Namun, peringatan tersebut disebut tidak diindahkan. Hingga akhirnya PTPN 1 mengambil langkah tegas dengan melakukan pembongkaran terhadap puluhan bangunan tersebut.

Langkah penertiban mendapat dukungan dari masyarakat. Warga menilai keberadaan aktivitas yang diduga berkaitan dengan prostitusi dan peredaran miras telah menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

Persoalan ini sekaligus memunculkan pertanyaan publik: bagaimana bangunan yang diduga digunakan untuk aktivitas semacam itu bisa berdiri dan bertahan di atas lahan yang merupakan aset perusahaan negara?

Penertiban tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembongkaran fisik bangunan. Pengawasan terhadap aset juga dinilai perlu diperketat agar lahan perusahaan tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas yang melanggar aturan maupun mengganggu ketertiban masyarakat.

Masyarakat pun berharap kawasan Comal Baru ke depan dapat kembali tertata dan terbebas dari aktivitas yang meresahkan.
Pembongkaran telah dilakukan. Kini yang ditunggu publik adalah pengawasan: jangan sampai setelah bangunan diratakan, persoalan yang sama kembali muncul di tempat yang sama. ( jambul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *