Salamwaras. com TIRTO, PEKALONGAN — Kondisi jembatan penghubung Desa Mulyorejo dengan Desa Jeruksari, Kabupaten Pekalongan, kembali menjadi sorotan warga. Jembatan yang menjadi salah satu akses penting penghubung wilayah Kabupaten Pekalongan dengan Kota Pekalongan itu dinilai semakin memprihatinkan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian karena jembatan berada di wilayah yang kerap diterjang banjir rob. Genangan rob yang berulang, ditambah kondisi fisik jembatan yang dinilai sudah tidak layak, membuat warga mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut.
Salah seorang warga, Andi Jaja, mengatakan kondisi jembatan saat ini semakin mengkhawatirkan. Ia menilai keselamatan masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah.
“Jembatan semakin memprihatinkan dan sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas,” ujar Andi Jaja.
Warga mempertanyakan sejauh mana Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah melakukan pengawasan dan penanganan terhadap kondisi jembatan tersebut.
Pasalnya, jembatan bukan sekadar fasilitas penghubung antardesa, tetapi juga menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.
Jika kondisi ini telah diketahui dan berlangsung cukup lama, pemerintah daerah dinilai tidak boleh menunggu sampai terjadi kecelakaan atau korban sebelum mengambil tindakan. Perbaikan maupun langkah pengamanan sementara semestinya dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi segera memberikan solusi nyata. Kejelasan mengenai status jembatan, rencana perbaikan, serta waktu pelaksanaan penanganan juga dinilai penting agar masyarakat tidak terus berada dalam kondisi waswas saat melintasi jembatan tersebut.
Kondisi jembatan Mulyorejo–Jeruksari kini menjadi ujian bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menunjukkan kehadiran dan kepeduliannya terhadap keselamatan warga, khususnya masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.
( Londo)






