Salam waras.com SEMARANG – Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pola pembibitan antara Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan digelar di kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Jumat (31/07/2026).
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang transportasi darat melalui program pola pembibitan, yang membuka kesempatan bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan kedinasan sesuai kebutuhan sektor transportasi.
Dalam skema tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berperan dalam menyiapkan serta merekomendasikan calon peserta didik, sementara pihak PTDI-STTD memberikan pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi.
Program pola pembibitan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mencetak tenaga profesional di bidang transportasi darat, mulai dari manajemen lalu lintas, angkutan jalan, hingga perkeretaapian.
Selain itu, kerja sama ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan daerah terhadap SDM yang terampil dan siap kerja, sekaligus membuka peluang bagi lulusan untuk kembali mengabdi di daerah.
Namun demikian, publik menaruh harapan besar agar program ini tidak berhenti pada tataran seremoni semata. Transparansi dalam proses seleksi, kejelasan kuota peserta, serta komitmen penempatan lulusan menjadi faktor penting yang akan menentukan keberhasilan pola pembibitan ini.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan pun diharapkan dapat memastikan program ini berjalan secara terbuka dan tepat sasaran, sehingga benar-benar memberikan kesempatan bagi generasi muda yang berpotensi.
Jika dijalankan secara konsisten dan akuntabel, pola pembibitan ini berpotensi menjadi solusi nyata dalam mencetak SDM transportasi yang berkualitas. Namun sebaliknya, tanpa pengawasan yang baik, program ini berisiko hanya menjadi agenda rutin tanpa dampak signifikan bagi daerah. (Jambul)






