Plt. Bupati Sukirman Pesan Calon Anggota Paskibraka Terus Aktif Berorganisasi Usai Bertugas

Salamwaras. com KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada para calon anggota Paskibraka yang telah berhasil melalui proses seleksi dan pembinaan.

“Alhamdulillah, yang pertama tentu saya beserta seluruh jajaran pimpinan mengucapkan selamat atas terpilihnya adik-adik sekalian, para patriot bangsa, yang akan tergabung dalam Paskibra Kabupaten Pekalongan tahun 2026,” ujar Sukirman saat memberikan arahan dalam jam pimpinan Paskibraka di Pendopo Kabupaten Pekalongan di Kajen, Kamis (13/8/2026).

Sebanyak 28 pelajar terpilih menjadi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pekalongan Tahun 2026. Mereka terpilih setelah melewati proses seleksi yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Pekalongan.

Menurut Sukirman, dari ratusan peserta yang mengikuti proses seleksi, hanya 28 orang yang akhirnya terpilih. Hal tersebut menjadi bukti bahwa para calon anggota Paskibraka merupakan pelajar pilihan yang memiliki kemampuan dan kualitas terbaik. “Di antara 300 kompetitor, 28 terpilih. Jadi adik-adik sekalian adalah orang-orang terpilih, orang-orang hebat, insan-insan masa depan yang sangat luar biasa,” katanya.

Plt. Bupati mengapresiasi proses pendidikan dan pelatihan yang telah dijalani para calon Paskibraka. Menurutnya, kedisiplinan yang diperoleh selama pelatihan merupakan bekal berharga yang belum tentu diperoleh dalam pembelajaran di sekolah. Mulai dari pola tidur, bangun pagi, ketepatan waktu makan hingga mengikuti seluruh rangkaian latihan secara disiplin, menurut Sukirman, menjadi bagian dari pembentukan karakter.

“Pendidikan Paskibraka ini pendidikan yang sangat kompleks. Tidak hanya mengajarkan nasionalisme dan patriotisme, tetapi juga bagaimana ilmu-ilmunya sangat bermanfaat bagi keberlangsungan masa depan adik-adik sekalian,” ungkapnya.

Sukirman berharap pengalaman tersebut dapat menjadi modal bagi para pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi maupun mengejar cita-cita lainnya, termasuk menjadi anggota TNI, Polri, maupun mengikuti sekolah kedinasan.

Tidak berhenti setelah pelaksanaan upacara 17 Agustus, Sukirman meminta para calon anggota Paskibraka tetap aktif berorganisasi dan terlibat dalam berbagai kegiatan kepemudaan. Ia mendorong para pelajar untuk mengikuti berbagai organisasi seperti OSIS, Karang Taruna, organisasi pelajar maupun organisasi kepemudaan lainnya,

“Masuklah ke organisasi-organisasi itu agar semakin terlatih. Di samping tentu saja saya yakin Adik-adik juga masuk ke dalam organisasi intrakampus, OSIS. Tetapi yang dalam lingkup luas, agar jejaringnya ini panjang, jejaringnya semakin luas, banyak organisasi-organisasi kepemudaan, organisasi-organisasi pelajar yang bisa diikuti. Di situlah kita juga bisa kembali tertempa, kembali mendapatkan pengalaman, kembali mendapatkan ilmu, dan yang tidak kalah penting adalah keterlibatan Adik-adik sekalian dalam proses pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Sukirman juga menyoroti perkembangan media sosial yang semakin pesat. Ia meminta para pelajar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan media sosial secara positif. Menurutnya, media sosial tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan ilmu, memperluas jejaring hingga mengembangkan usaha.

“Tidak mustahil dari media sosial yang kita ambil positifnya, kita akan mendapatkan keberkahan dari sana, mendapatkan ilmu, mendapatkan jejaring, mendapatkan jaringan yang luas,” tuturnya.

Sukirman bahkan meminta para calon anggota Paskibraka turut menyampaikan informasi positif mengenai berbagai program pembangunan Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui jejaring media sosial yang mereka miliki. Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan sebagai sejumlah sektor yang terus mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Ini harus kita kabarkan agar kepercayaan masyarakat tumbuh, lalu kemudian keterlibatan masyarakat semakin baik, dalam partisipasi pembangunan, dan seterusnya,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, turut memberikan pesan kepada para calon anggota Paskibraka agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan SMA. Ia mendorong seluruh pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan tidak merasa terbatas oleh kondisi ekonomi. Menurutnya, berbagai program beasiswa dapat dimanfaatkan untuk membantu siswa melanjutkan kuliah, “Jangan puas dengan hanya lulusan SMA. Harus mau belajar. Anggota Paskibraka harus begitu, mau belajar,” pesannya.

Akbar juga mengatakan bahwa perguruan tinggi menjadi salah satu tempat penting bagi generasi muda untuk belajar kepemimpinan melalui berbagai organisasi kemahasiswaan.

Ia kemudian menyampaikan tiga sikap penting yang harus dimiliki generasi muda. ketiga nilai tersebut tetap relevan dalam menghadapi berbagai model kepemimpinan, termasuk kepemimpinan di era digital, “Pertama mau belajar. Kedua harus kerja keras. Dan yang ketiga, tentu saja kita harus disiplin,” katanya. *Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *